Selasa , 17 October 2017, 07:59 WIB

Vinales Kesulitan Kendalikan Motor Yamaha

Rep: Mutia Ramadhani/ Red: Endro Yuwanto
EPA-EFE/JAVIER CEBOLLADA
Maverick Vinales
Maverick Vinales

REPUBLIKA.CO.ID, MOTEGI -- Maverick Vinales menyebut motor Yamaha YZM-1 sulit dikendalikan di GP Motegi, Jepang akhir pekan lalu. Pembalap Yamaha Movistar ini pun harus rela tertinggal 41 angka di belakang Marc Marquez di klasemen sementara MotoGP.

Pembalap Spanyol ini kehilangan kontrol atas roda belakang sehingga membuatnya finis kesembilan. Ia pun semakin kehilangan daya tawar memperebutkan gelar juara dunia MotoGP di tiga balapan tersisa.

"Ban belakang berputar terlalu kuat. Saya berada di belakang Aleix, tapi semakin tertinggal satu putaran tiga detik berikutnya. Saya bahkan tak bisa mengendalikan throttle di lintasan lurus," kata Vinales dilansir dari Speedweek, Selasa (17/10).

Selisih 41 angka, menurut Vinales, terlampau banyak. Gelar juara dunia sepertinya sudah lepas dari tangannya. "Hanya keajaiban yang bisa membuat saya memenangkan gelar saat ini. Saya sangat menyukai Philip Island, dan akan kembali tampil maksimal di sana. Mungkin kami bisa menemukan solusi atas masalah motor kami di Australia," kata dia.

Pembalap muda Spanyol ini nyaris terjatuh lima hingga enam kali di lintasan basah Motegi. Motor Yamaha masih belum bisa klik dengan ban Michelin, meski kedua pembalap andalannya sudah mengerahkan kemampuan maksimal.

Rekan satu tim Vinales, Valentino Rossi juga bernasib sial dengan pulang tanpa membawa angka karena terjatuh dari tunggangan. Yamaha sepekan ke depan akan mengevaluasi total performa motornya.