Kamis , 12 October 2017, 09:21 WIB

Kenangan Manis Marquez di Motegi

Rep: Mutia Ramadhani/ Red: Ratna Puspita
EPA-EFE/JAVIER BELVER
Marc Marquez
Marc Marquez

REPUBLIKA.CO.ID, MOTEGI -- Sirkuit Twin Ring Motegi, Jepang, bukan favorit pembalap Repsol Honda, Marc Marquez. Pembalap muda ini selalu kewalahan berlaga di lintasan ini, namun tahun lalu dia mampu menang untuk pertama kalinya sejak menjadi pembalap kelas utama.

Pembalap Spanyol tersebut saat ini terpaut 16 poin dari rival beratnya, Andrea Dovizioso. Oktober akan menjadi bulan penentu dalam meraih gelar juara dunia pada tiga putaran tersisa sebelum final di Valencia, Spanyol November 2017.

"Motegi bagiku adalah sirkuit sulit dan butuh perjuang ekstra. Tapi, tahun lalu saya merasa hebat di sana. Saya membalap begitu konsisten dan sangat cepat," ujarnya, dilansir dari Crash, Kamis (12/10).

Baby Alien kembali membahas keberuntungannya tahun ini. Dia sama sekali tidak mengira akan menang di Austria, namun faktanya dia konsisten cepat dan meraih podium satu. 

Hal sama dirasakannya di Aragon, namun ternyata dia berhasil menaklukkan Jorge Lorenzo dan merebut pemuncak klasemen. "Sekarang kami memimpun 16 poin dari Dovi dan 28 poin dari Maverick Vinales. Lebih baik memiliki peruntungan daripada tidak memilikinya sama sekali. Bagi saya sekarang yang terpenting adalah saya mendapat podium," katanya.

Marquez merasa semakin akrab dengan ban depan keras Michelin sejak GP Catalunya. Tim Honda melakukan serangkaian perbaikan dan berhasil mengawinkan ban dengan motor yang pada akhirnya mendukung kesuksesan Marquez.