Selasa , 26 September 2017, 09:06 WIB

Aston Martin akan Masuk ke F1 Tahun Depan

Rep: Lintar Satria/ Red: Andri Saubani
ANTARA
Aston Martin Vanquish
Aston Martin Vanquish

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Nama merk Aston Martin akan disandingkan dengan Red Bull pada Grand Prix Formula 1 tahun 2018 mendatang. Langkah Aston Martin bekerja sama dengan Red Bull ini sebagai terobosan mereka agar bisa bertarung dengan merk-merk mobil sport lainnya, yakni Ferrari dan McLaren.

"Kerja sama penamaan ini menjadi langkah logis untuk inovasi kerjasama kami dengan Red Bull Racing," kata Presiden dan CEO Aston Martin Andy Palmer, Selasa (26/8).

Red Bull Racing akan berubah namanya menjadi Aston Martin Red Bull Racing. Red Bull dan Aston Martin sudah memiliki kerja sama teknis sebelumnya. Designer Red Bull Adrian Newey banyak terlibat dalam proses perancangan mobil hyper Valkyrie yang diproduksi Aston Martin.

Valkyrie sendiri akan dipasarkan pada 2019. "Kami menikmati kesadaran merk global yang disediakan oleh Formula 1," kata Palmer.

Setelah nama merk Aston Martin sangat diidentikkan dengan James Bond kali ini mereka ingin meningkat kesadaran merk lewat olahraga. Newey adalah designer mobil Red Bull yang mobilnya berkali-kali memenangkan kejuaraan dunia dari 2010 sampai 2013.

Regulasi mesin Formula 1 akan berubah pada tahun 2020 mendatang. Rencananya Formula 1 akan menggunakan mesin yang lebih sederhana dan murah dari pada mesin 1.6 liter V6 turbo hybrid saat ini. Perubahan mesin ini, kata Palmer, menarik perhatian Aston Martin untuk terlibat dalam Formula 1.

"Kami tidak masuk mau kedalam perang mesin tanpa ada peraturan dana dan dinamometer yang jelas tapi kami percaya FIA bisa menciptkan lingkungan yang tepat yang membuat kami tertarik untuk terlibat di dalamnya," kata Palmer.

Red Bull dan Aston Martin sedang mempersiapkan pusat peningkatkan performa di pabrik Aston Martin di Inggris. Mereka mengerjakan mesin baik untuk mobil biasa maupun untuk Formula 1.

Sumber : Reuters

Berita Terkait