Senin , 18 September 2017, 10:03 WIB

Rossi: MotoGP Bukan Segalanya Dalam Hidup

Rep: Mutia Ramadhani/ Red: Israr Itah
EPA-EFE/TIM KEETON
Valentino Rossi
Valentino Rossi

REPUBLIKA.CO.ID, ARAGON -- Valentino Rossi menyadari MotoGP bukan segalanya dalam hidupnya. Bagi pembalap yang kini berusia 38 tahun, ada hal yang mesti dilakukan selaian mengemudikan motor di lintasan.

"Balapan MotoGP memang menantang, namun penting juga memiliki hal berarti lainnya dalam hidup," katanya, dilansir dari Speedweek, Senin (18/9).

Rossi mengatakan tahun ke tahun dirasakannya sulit melawan pembalap-pembalap lebih muda. Dia terus melatih diri untuk mempersiapkan penampilan terbaik setiap pekannya.

Peraturan mesin, kondisi fisik pembalap, dan semangat mencapai hasil terbaik juga menentukan nasib pembalap di setiap seri. Semua terasa lebih mudah ketika ketiga faktor di atas berjalan sebagaimana mestinya.

"Jika Anda punya masalah pribadi, secara fisik itu akan ikut menyulitkan balapan," katanya.

Rossi mencapai tonggak sejarah lain dalam kariernya di GP Silverstone 2017. Dia menganggap podium ketiga yang diraihnya di sirkuit tersulit MotoGP itu adalah sesuatu yang pas untuk merayakan balapannya yang ke-300.

"Saya memimpin dan berjuang untuk menang. Itulah tujuan saya. Jika saya bersemangat melawan orang-orang di puncak, saya akan terus maju," katanya.

Pembalap Moto2 asal Italia, Franco Morbidelli merupakan salah satu rider muda yang sangat mengagumi Rossi. Dia juga jebolan VR46 Academy.

"Vale tak bisa menjalani kehidupan normal. Dia tak bisa berjalan santai di pantai. Baru saja dia melakukannya, sudah banyak orang minta foto atau tanda tangan. Saya beruntung bisa menikmatinya," katanya.