Senin , 18 September 2017, 08:52 WIB

Bos Yamaha: Tak Ada Konflik Antara Rossi dan Vinales

Rep: Mutia Ramadhani/ Red: Andri Saubani
EPA/Andreu Dalmau
Dua pembalap Yamaha, Maverick Vinales (kiri) dan Valentino Rossi.
Dua pembalap Yamaha, Maverick Vinales (kiri) dan Valentino Rossi.

REPUBLIKA.CO.ID, ARAGON -- Hubungan Valentino Rossi dan Maverick Vinales sangat berbeda seperti Rossi dan Jorge Lorenzo dahulu. Bos Yamaha, Lin Jarvis mengatakan tidak ada konflik di antara keduanya.

Vinales menggantikan Lorenzo sebagai rekan setim Rossi di skuat Yamaha awal musim ini. Mereka berdua sering melaju dengan kecepatan sama selama putaran awal uji coba musim dingin 2017.

Meski keduanya bersaing, hubungan Rossi dan Vinales tetap ramah. Ini berbeda dengan Rossi dan Lorenzo yang sering bersitegang selama bersama 2008-2010. Ketegangan meningkat pada 2015 ketika mereka bersaing sengit meraih gelar juara dunia yang membuat Lorenzo hengkang dari tim biru dan bergabung dengan Ducati.

"Hubungan yang sekarang sangat berbeda dari sebelumnya. Sejauh ini tidak ada masalah sama sekali antara mereka berdua. Hubungan mereka sangat bagus. Kami memang beberapa kali melihat mereka berada di jalur sama setiap latihan, namun itu adalah bagian yang kita hadapi setiap hari di MotoGP," kaat Jarvis, dilansir dari Autosport, Senin (18/9).

Jarvis mengatakan, Yamaha tidak memainkan prinsip memegang satu peluru, melainkan dua peluru. Jarvis memisalkan Honda yang pastinya akan berada dalam kesulitan jika terjadi sesuatu pada Marc Marquez. "Jika terjadi sesuatu pada Marc, Honda ada dalam kesulitan. Bayangkan jika Vale adalah satu-satunya peluru kami. Kami pasti akan berada dalam kesulitan," ujarnya.

Pembalap Yamaha, kata Jarvis bersaing satu sama lain. Produsen akan jauh lebih baik jika bisa memiliki dua peluru dalam satu pistol.