Rabu , 16 August 2017, 13:04 WIB

Sam Lowes Curhat Setelah Tahu Didepak dari Aprilia

Rep: Mutia Ramadhani/ Red: Israr Itah
EPA/Javier Cebollada
Pembalap asal Inggris, Sam Lowes.
Pembalap asal Inggris, Sam Lowes.

REPUBLIKA.CO.ID, SPIELBERG -- Juara dunia dua kali Moto2, Sam Lowes dipastikan hengkang dari Aprilia Racing hanya setahun setelah hijrah ke MotoGP. Posisinya akan digantikan Scott Redding dan kabar ini diumumkan di paruh kedua musim yang membuatnya sedikit sedih juga frustasi.

Berikut curahan hati Lowes yang dirangkum dalam sebuah wawancara, dilansir dari Speedweek, Rabu (16/8).

T: Sam, Anda sempat mengeluh tentang Aprilia. Apakah keluhan itu ditujukan untuk manajemen atau tim teknis di pit stop?

Lowes: Bukan, bukan tim teknisnya. Ini lebih ke empunya tim. Semua orang tahu siapa yang saya maksud.

T: Keputusan Anda selanjutnya?

Lowes: Jika saya tak lagi dikontrak untuk Kejuaraan Dunia MotoGP, saya mungkin kembali ke Moto2. Saya masih membalap di sana setahun lalu. Saya akan kembali ke sana dan mencoba memenangkan kembali Kejuaraan Dunia. Itu akan menjadi kebanggaan besar.

Tapi, untuk saat ini, saya lebih memilih mendapat tempat di MotoGP. Saya baru saja belajar dan masih ingin belajar lebih banyak lagi. Saya ingin tinggal di sini. Jika Anda sudah masuk ke kelas utama, sulit rasanya untuk meninggalkannya.

Saya akan membuat kemajuan lebih lanjut. Tapi, jika gagal di MotoGP, saya akan mencari tim di Moto2 dan berjanji akan memperjuangkan gelar juara dunia. Saya sudah membuktikan tahun lalu saya mampu melakukannya.

T: Wacana tentang nasib Anda di tim ini sebetulnya sudah dimulai sejak awal tahun?

Lowes: Ya, wacana itu muncul setelah tiga balapan pertama. Di Qatar, saya merasa tidak mendapat kesempatan adil. Saya bersyukur saya didukung rekan setim saya, Aleix Espargaro. Kami melewati hiburan bersama di Spielberg malam harinya usai balapan. Aleix tahu betapa situasi ini sulit bagi saya. Dia mengatakan keputusan tim tidak benar.

Performa sepeda motor kami sebetulnya berada di level hampir sama. Tanyakan pada tim mengapa hal ini terjadi. Sepertinya mereka sama sekali tidak percaya pada kemampuan saya sejak awal bergabung.

Tim Moto2 saya di Gresini tahun lalu fantastis. Mereka punya sepeda motor sempurna untuk saya kendarai. Saya bisa melakukan apapun, tidak pernah ada masalah. Di sini sekarang semuanya bermasalah.

T: Ada yang bilang manajer tim, Romano Albesiano mengamati hasil GP Brno dan Spielberg kemudian memutuskan nasib Anda. Apakah sebelumnya dia sudah berkomunikasi dengan Anda?

Lowes: Jujur, komunikasi antara dia dan saya di manajemen sangat membosankan, buruk, tidak profesional. Sulit menghadapinya. Sulit mengetahui bagian mana dari cerita yang sedang Anda hadapi. Saya tak mengerti seperti apa posisi saya. Apakah semuanya baik-baik saja? Iya atau tidak? Saya tak tahu.

Jika mereka memasukkan pembalap sekaliber Cal (Crutchlow) ke tim, saya bisa memahami dan menerimanya lapang dada. Itu karena mereka sempat beralasan ingin menggaet pembalap baru untuk meminimalkan risiko, sebab pembalap baru itu katanya punya pengalaman MotoGP lebih banyak dari saya.

Anda tahu, saya selalu berusaha mencapai hasil terbaik. Saya pikir motor kami berpotensi bagus di MotoGP. Tapi, ya kita tak pernah berpikiran sama satu sama lain.

Sekarang ini saya tak punya masalah, sebab saya tak berutang apa-apa pada mereka. Itu karena mereka sejak awal tidak memberi saya kesempatan.

Sekarang, saya akan fokus menghabiskan sisa musim dan meraih satu kesempatan terbaik. Mudah-mudahan ada perubahan positif ke depannya. Saya ingin menunjukkan hasil terbaik yang layak, sehingga saya bisa bertahan di kelas MotoGP ini. (Mutia