Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Pebalap Cilik Sulsel Berpeluang Tampil di Eropa

Kamis, 14 Maret 2013, 22:05 WIB
Komentar : 0
www.imi.co.id
Ikatan Motor Indonesia (IMI)

REPUBLIKA.CO.ID, MAKASSAR -- Pembalap cilik asal Sulawesi Selatan, Muhammad Faldy, berpeluang mewakili Indonesia pada kejuaraan dunia di Eropa 2013. Hal ini diungkapkan Ketua Bidang Pembinaan Prestasi Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sulsel Adifar Hakim.

"Pembalap yang masih duduk di kelas I sekolah menengah pertama (SMP) itu tinggal menunggu kepastian deal dengan pihak sponsor Red Bull," katanya di Makassar, Kamis (13/3).

Ia juga mengatakan bahwa Muhammad Faldi telah mendapat restu dari orang tuanya untuk tampil di kejuaraan dunia tersebut. Bahkan, manajer yang akan menangani Fadly juga telah memanggil orang tua pembalap itu ke Jakarta untuk membahas peluangnya tampil di Eropa.

"Kita tentu berharap terjalin kesepakatan kerja sama dengan pihak sponsor sehingga Fadly bisa membawa nama Indonesia dan Sulsel pada khususnya," katanya menjelaskan.

Peluang pembalap asal Kabupaten Sengkang, kata dia, juga telah mendapat rekomendasi dari Pengurus Pusat Ikatan Motor Indonesia (IMI) serta Federasi Motor internasional (FIM).

"Saya dengar dari Sadikin Aksa (pengurus IMI Pusat), Fadly akan diikutkan bersama pembalap andalan Indonesia Subhan Aksa. Kebetulan di tempat yang sama akan digelar juga kejuaraan balap motor maka rencana berangkat bersama," katanya.

Terkait dengan kesuksesan pembalap Sulsel memperkuat Indonesia pada dasarnya bukan hal baru. Sebelumnya, pembalap andalan Sulsel, yakni Herman Bas terlebih dahulu mewakili Indonesia pada kejuaraan ASEAN di Filipina, 7--8 Desember 2012.

Peraih perak PON 2012 itu berhasil ke kejuaraan ASEAN setelah berhasil meraih peringkat ketiga pada babak final Yamaha Race di Yogyakarta, 1--2 Desember 2012.

"Tentu merupakan kebanggaan jika ada atlet kita yang kembali tampil di kejuaraan dunia. Ini juga bisa menjadi motivasi para pembalap lainnya untuk terus meningkatkan kualitasnya sehingga bisa diandalkan, baik di tingkat nasional maupun dunia," katanya.

Redaktur : Yudha Manggala P Putra
Sumber : Antara
663 reads
Demi Allah, kami tidak akan mengangkat seorang pun yang meminta sebagai pemimpin atas tugas ini dan tidak juga seorang yang berambisi memperolehnya.(HR Muslim )
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...