Ahad , 22 October 2017, 17:22 WIB

Marquez: Balapan di Australia Menakjubkan

Rep: Kiki Sakinah/ Red: Israr Itah
EPA-EFE/TRACEY NEARMY AUSTRALIA AND NEW ZEALAND OUT
Pembalap Respol Honda Marc Marquez menjadi pemenang seri ke-16 Moto Grand Prix (GP) 2017 yang diadakan di Sirkuit Philip Island, Australia, Ahad (22/10).
Pembalap Respol Honda Marc Marquez menjadi pemenang seri ke-16 Moto Grand Prix (GP) 2017 yang diadakan di Sirkuit Philip Island, Australia, Ahad (22/10).

REPUBLIKA.CO.ID, MELBOURNE -- Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, berhasil menjuarai seri balapan MotoGP Australia yang di Sirkuit Philip Island, Ahad (22/10). Juara bertahan MotoGP ini mampu menjadi yang terdepan, usai memenangi persaingan dengan tiga rider Yamaha, Valentino Rossi, Maverick Vinales, dan Johann Zarco. Ketiga pembalap Yamaha tersebut masing-masing finis di posisi kedua, ketiga, dan keempat.

Bagi Marquez, balapan kali ini di Phillip Island menakjubkan. Karena menurutnya, strategi yang diterapkannya bisa bekerja dengan sempurna.

Sejak awal balapan, pembalap asal Spanyol ini mengatakan ia berusaha untuk tetap tenang sembari menghangatkan ban dengan baik. Ia merasa adu balap menjadi lebih sulit saat pembalap Tech 3 Yamaha, Johann Zarco, menyalipnya di lap ketiga. Namun berkat kesabarannya, Marquez menanti momen yang tepat untuk kembali menyerang dan menyalip Zarco untuk berada di posisi terdepan. Saat pada delapan atau sepuluh lap tersisa, Marquez memutuskan untuk mengambil risiko dan menyerang posisi Zarco.

"Saya melakukan strategi yang kurang lebih sama seperti pada 2015, menjadi tenang dalam balapan dan mencoba menyerang pada akhirnya. Itu adalah tugas saya, target saya, dan pada akhirnya berjalan dengan baik," kata Marquez, dilansir dari Crash, Ahad (22/10).

Dengan hasil ini, juara dunia MotoGP tiga kali ini memperpanjang keunggulannya menjadi 33 poin di atas rival terdekat pembalap Ducati, Andrea Dovizioso, yang berada di urutan kedua klasemen kejuaraan dunia MotoGP. Dovizioso sendiri harus puas menerima hasil buruk di Australia, saat dirinya hanya mampu finis di posisi ke-13.

Kemenangan di Australia ini dianggap Marquez sebagai bonus. Selain karena keunggulan poinnya, Marquez terlebih merasa puas karena gelar juara dunia keempatnya di MotoGP nyaris dalam genggaman. Kini, ia mengarahkan fokusnya untuk meraup poin pada dua balapan tersisa musim ini, yakni di GP Malaysia (29 Oktober) dan Valencia (12 November).

"Kemenangan itu membuat saya lebih senang dengan keunggulan poin dan ini adalah keuntungan besar sekarang, tapi sekarang saatnya bernafas dan memahami apa pilihan kita, dimana kita bisa bertarung di Malaysia dan Valencia, tapi mencoba mengambil poin dan jangan sampai terlalu agresif," kata dia.