Sabtu, 29 Ramadhan 1435 / 26 Juli 2014
find us on : 
  Login |  Register

Krisis, Yunani Ngotot Gelar Balapan F1

Sabtu, 11 Agustus 2012, 19:03 WIB
Komentar : 0
AP
Mobil-mobil balap F1 saat berlaga di lintasan.
Mobil-mobil balap F1 saat berlaga di lintasan.

REPUBLIKA.CO.ID, PIRAEUS – Yunani yang tengah dilanda krisis finansial, berniat menggelar seri balapan mobil Formula 1 (F1). Negeri Dewa-Dewa ini berharap gelaran F1 bisa membantu memulihkan kondisi finansial yang ada.

Rencana untuk menggelar seri balapan jet darat di Yunani telah didiskusikan sejak Juni 2011 lalu. Sebuah sirkuit rancangan seorang arsitek lokal rencananya akan dibangun di lokasi seluas 210 ribu meter persegi di daerah Drapetsona, Piraeus.

Secara teknis lintasan tersebut direncanakan memiliki panjang 5,1 km, 25 tikungan dan satu lintasan lurus panjang, dengan laju melawan arah jarum jam.

"Kami harus mendukung seluruh proyek yang dapat memasarkan nama Yunani. Kemungkinan Drapetsona menggelar seri balapan F1 akan sangat penting buat pengembangan Piraeus," kata  Menteri Olahraga Yunani, Konstantinos Cavaras kepada Autoweek seperti dikutip Planet F1, Jumat (10/8) waktu setempat.

Tidak hanya Cavaras yang mendukung rencana perhelatan seri balapan mobil F1 di Piraeus, Menteri Kebudayaan Yunani, Costas Tzavaras, juga demikian. Menurutnya, dengan menggelar seri balapan F1 akan memberikan keuntungan jangka panjang bagi Yunani.

"Prioritas utama pemerintah saat ini adalah menciptakan instrumen pengembangan. Di dalam kondisi kritis seperti negara kami saat ini, setiap usaha untuk mempromosikan Yunani dan menarik minat internasional harus disambut dan mendapat dukungan," papar Tzavaras.

Dengan menggelar seri balapan F1, ia memproyeksikan dunia pariwisata di Yunani akan terdongkrak. Tzavaras meyakini lapangan pekerjaan baru akan tercipta nantinya.

"Lewat promosi dari pelabuhan bersejarah Piraeus dan juga pembaruan dari wilayah sekitarnya. Proyek seperti ini akan menciptakan lapangan pekerjaan baru dan menempatkan negara kami dalam posisi baru di pentas internasional," harap Tzavaras.





Reporter : Citra Listya Rini
Redaktur : Chairul Akhmad
Tidak ada suatu rezeki yang Allah berikan kepada seorang hamba yang lebih luas baginya daripada sabar.((HR Al Hakim))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Masa Depan Ekonomi Indonesia di Era Jokowi
WASHINGTON -- Salah satu tantangan terberat bagi Presiden RI Terpilih Joko Widodo adalah menciptakan pertumbuhan ekonomi di tengah berbagai kendala struktural....