Friday, 7 Muharram 1436 / 31 October 2014
find us on : 
  Login |  Register

Richard: Tontowi Tegang Sejak Perempat Final

Friday, 03 August 2012, 23:32 WIB
Komentar : 0
Pasangan ganda campuran bulutangkis Indonesia, Tontowi Ahmad (tiduran) dan Liliyana Natsir (berdiri) meratapi kegagalan menyumbang medali di ajang Olimpiade London 2012.
Pasangan ganda campuran bulutangkis Indonesia, Tontowi Ahmad (tiduran) dan Liliyana Natsir (berdiri) meratapi kegagalan menyumbang medali di ajang Olimpiade London 2012.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Pelatih ganda campuran Pelatnas, Richard Mainaky, mengatakan pemain asuhannya Tontowi Ahmad sudah tampak tegang sejak memasuki babak perempat final.

"Ketika babak penyisihan, penampilannya bagus. Semua permainannya keluar karena kalah pun masih punya kesempatan bertanding. Tetapi begitu memasuki perempat final, permainannya baru berubah," ujar Richard yang ditemui di sekitar Wembley Arena, London, Jumat siang (Jumat malam WIB).

Richard mengatakan Tontowi sendiri mengaku perasaannya berubah ketika pertandingan memasuki perempat final. Permainannya mulai kacau.

"Tekanannya terlalu besar bagi dia dan dia tidak bisa keluar dari tekanan," tambah Richard.

Bahkan dalam pertandingan semifinal saat Tontowi/Liliana Natsir dikalahkan pasangan Denmark Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen, Richard sempet berkata tegas kepada Tontowi agar pemain asuhannya itu tidak tegang.

"Saya katakan padanya, 'kalau nggak berani, ya nggak usah main'. Setelah itu, permainannya membaik. Tetapi kemudian, kembali lagi," jelas Richard.

Meski demikian, kakak dari peraih medali emas Olimpiade 1996 Atlanta, Rexy Mainaky itu memaklumi jika Tontowi tidak mampu keluar dari tekanan. Karena, London adalah Olimpiade pertamanya dan mereka sangat diharapkan dapat meraih medali.

"Apalagi, situasinya tingal mereka sendirian yang tersisa. Seandainya, ada yang lain mungkin tidak akan seperti itu," katanya.

Redaktur : Didi Purwadi
Sumber : Antara
Barang siapa yang memerhatikan kepentingan saudaranya, maka Allah akan memperhatikan kepentingannya. Dan barangsiapa yang menutupi kejelekan orang lain maka Allah akan menutupi kejelekannya di hari kiamat. ((HR Bukhari-Muslim))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Ini Sebab Penjualan iPad Melemah
WASHINGTON DC -- Penjualan bagi iPad terbaru produksi Apple sedikit melemah, sementara tablet buatan pesaingnya yang berbasis Android juga biasa-biasa saja. Analis menilai,...