Kamis, 24 Jumadil Akhir 1435 / 24 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

'Main Sabun', Empat Ganda Putri Didiskualifikasi

Rabu, 01 Agustus 2012, 20:51 WIB
Komentar : 8
Reuters
Pasangan ganda putri Indonesia, Greysia Polii-Meiliana Jauhari saat bertanding melawan pasangan ganda putri Korsel, Ha Jung-eun dan Kim Min-jung, Selasa (31/7) malam.
Pasangan ganda putri Indonesia, Greysia Polii-Meiliana Jauhari saat bertanding melawan pasangan ganda putri Korsel, Ha Jung-eun dan Kim Min-jung, Selasa (31/7) malam.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Empat pasangan ganda putri bulutangkis didiskualifikasi dari ajang Olimpiade London 2012. Alasannya, keempat ganda putri tersebut dinilai memanipulasi permainan agar kalah satu sama lain.

Keempat pasangan ganda putri tersebut adalah ganda putri Indonesia; Greysia Polii/Meiliana Jauhari, unggulan pertama Cina; Wang Xiaoli/Yu Yang, dua ganda putri Korea Selatan; Jung Kyung-eun/Kim Ha-na serta Ha Jung-eun/Kim Min-jung.

Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) menyebut, keempat ganda putri itu 'main sabun'. Kedelapan atlet dinilai 'tidak bermain sepenuh hati' dan bersikap tidak sportif satu sama lain. Hal ini bertujuan untuk memanipulasi undian di laga perempat final.

Skandal ini dimulai ketika ganda putri Cina, Wang/Yu terlihat bermain lamban melawan ganda putri Korsel, Jung/Kim. Wang/Yu seolah pasrah kalah agar tidak menjadi pemuncak grup. Dengan begitu Wang/Yu bakal terhindar dari ganda putri Cina lainnya, Tian Qing/Zhao Yunlei di babak delapan besar.

Namun, permainan serupa dipertontonkan Jung/Kim. Mereka terlihat bermain ogah-ogahan. Alasannya apalagi agar kalah dan tidak menjadi pemuncak grup, sehingga terhindar dari Tian/Zhao.

Seperti virus flu burung yang menular cepat, taktik 'main sabun' juga diperlihatkan pasangan Korsel, Ha/Kim dan ganda putri Indonesia, Greysia/Meiliana. Kedua ganda putri tersebut bermain malas-malasan saat bentrok. Tak pelak, keempat atlet 'tepok bulu' itu pun diberi kartu hitam sebagai hukuman.

Bahkan, para penonton yang memadati Wembley Arena melontarkan makian kepada keempat pasangan tersebut, lantaran menyaksikan pertandingan tak bermutu. Hingga akhirnya BWF turun tangan dan memutuskan mengakhiri skandal dengan mendiskualifikasi pemain yang tidak sportif ini.

Reporter : Friska Yolandha
Redaktur : Karta Raharja Ucu
Sumber : ESPNstar
Barangsiapa ingin disenangi Allah dan rasulNya hendaklah berbicara jujur, menunaikan amanah dan tidak mengganggu tetangganya( (HR. Al-Baihaqi) )
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar
  o.b. Sabtu, 4 Agustus 2012, 19:28
musuh bukannya ditantang, malah dihindari... bukan jiwa atlet indonesia namanya kalo kaya gitu mah!
  abdullah Jumat, 3 Agustus 2012, 08:59
memalukan bukan jiwa indonesia
  Hariyanto Kamis, 2 Agustus 2012, 20:46
Sungguh suatu pelajaran yang sangat berharga bagi para atlit lain spy lebih sportif lagi.
  Messiosa Kamis, 2 Agustus 2012, 16:15
sungguh menjijikan..
  saidersa Kamis, 2 Agustus 2012, 09:52
bikin malu aja , padahal kalo main serius apapun hasilnya masyarakat indonesia lebih bangga.

  VIDEO TERBARU
MUI Harapkan PPP Islah
JAKARTA -- Internal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) alami perselisihan. Akan hal tersebut, Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta PPP untuk segera melakukan Islah. "Pada forum...