Senin , 04 December 2017, 22:02 WIB

Demiz Doakan Garuda Bandung Juara IBL

Rep: Fitriyanto / Red: Ratna Puspita
IBL
Kapten tim Bank BJB Garuda Bandung Diftha Pratama berusaha memasukkan bola. Garuda mengalahkan CLS Knights 75-73 pada gim pertama play-off IBL Pertalite di Surabaya, Jumat (31/3).
Kapten tim Bank BJB Garuda Bandung Diftha Pratama berusaha memasukkan bola. Garuda mengalahkan CLS Knights 75-73 pada gim pertama play-off IBL Pertalite di Surabaya, Jumat (31/3).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA —  Tim kebanggaan warga Bandung dan Jawa Barat, Bank BJB Garuda Bandung, menargetkan juara pada pergelaran IBL 2017-18. Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar pun mendoakan agar target itu tercapai. 

Demiz, sapaan akrab Deddy Mizwar, mengungkapkan hal tersebut saat menerima tim Bank BJB Garuda Bandung, di rumah dinas wakil gubernur Jabar, Ranca Bentang, Bandung, pekan lalu. "Saya doakan Garuda mencatat prestasi di IBL 2017-18. Prestasi Garuda untuk Jawa Barat. Jawa Barat untuk Indonesia dan Indonesia untuk dunia," kata Demiz, melalui siaran pers Garuda Bandung yang diterima Republika, Senin (4/12). 

Ini adalah musim kedua Bank BJB Garuda Bandung bermarkas di Bandung. Pelatih Bank BJB Garuda Bandung Andre Yuwadi mengungkapkan keinginan membawa Garuda menjadi juara di IBL 2017-18.

"Tidak ada tawar menawar lagi sekarang. Kami ingin menjadi juara," ucap pelatih lulusan Beijing Sports University, Cina, itu.

Untuk mewujudkan keinginan itu, Bank BJB Garuda Bandung mendatangkan dua pemain impor, Roderick Flemings dan Devin Matthews. Bank BJB Garuda Bandung juga diperkuat kapten tim yang juga skuat timnas SEAG 2017, Diftha Pratama. 

Selain itu, ada tiga pemain rookie, yakni Danny Ray, Reza Fahdani Guntara, dan Pandu Wiguna. Danny Ray dan Reza Fahdani Guntara merupakan pemain yang masuk skuat Timnas 3x3 Indonesia  yang meraih medali perak pada Asian Challenge, Jakarta, 1-2 Desember lalu. 

Bank BJB Garuda Bandung juga mendatangkan pemain baru dari tim lain seperti Raymond Shariputra (Stapac) dan Hans Abraham (CLS Knights). “Kami ingin memberikan yang terbaik dengan komposisi pemain sekarang. Semoga kami dijauhi dari hal-hal non teknis," kata Diftha. 

Presiden klub Fareza Tamrella menegaskan Bank BJB Garuda Bandung menargetkan ke final pada musim depan. Dia mengatakan Bank BJB Garuda Bandung tidak ingin hanya menjadi partisipan. 

“Kami perlu untuk mematangkan diri. Sekarang saat yang tepat untuk mengejar mimpi yang terbaik. Sebab di IBL tiga musim terakhir selalu ada juara baru. Mungkin sekarang saatnya Bank BJB Garuda Bandung," ucap Mocha, panggilan akrab Fareza.

Pada musim lalu, Bank BJB Garuda Bandung kalah di play-off putaran 1 oleh CLS Knights. Pada musim 2017-18, Bank BJB Garuda Bandung satu grup yakni Divisi Merah bersama SM Pertamina, NSH, Hangtuah Sumsel, Bima Perkasa Jogja. Untuk menjadi juara, Bank BJB Garuda Bandung harus menjadi juara divisi Merah.

Untuk mengarungi kompetisi 2017-18, Bank BJB Garuda Bandung mendapatkan dukungan dari Bank BJB, Sports Channel Indonesia, Bioeldi, Physiopreneur, dan Gold's Gym.