Selasa , 14 November 2017, 18:30 WIB

Pelatih SM Pertamina Fokus Benahi Mental Juara Pemain

Rep: Fitriyanto/ Red: Israr Itah
Antara/Sigid Kurniawan
Pebasket Pelita Jaya Wayne Lyndon Bradford (kiri) mendribel ola dibayangi pebasket Satria Muda Pertamina Kevin Karell Bridgewaters dalam final kejuaraan Perbasi Cup di Britama Arena, Jakarta, Jumat (10/11) malam.
Pebasket Pelita Jaya Wayne Lyndon Bradford (kiri) mendribel ola dibayangi pebasket Satria Muda Pertamina Kevin Karell Bridgewaters dalam final kejuaraan Perbasi Cup di Britama Arena, Jakarta, Jumat (10/11) malam.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tim pelatih tim Satria Muda Pertamina masih punya sejumlah pekerjaan rumah menjelang bergulirnya kompetisi Indonesian Basketball League (IBL) 2017/2018. Salah satunya adalah mental juara pemain. Faktor mental juara ini dinilai penting untuk memperbaiki prestasi the Blue Troops, julukan SM Pertamina.

Ini diungkapkan pelatih kepala SM Pertamina Youbel Sondakh, kepada Republika Selasa (14/11). "Saat ini, kami sedang membenahi mental juara beberapa pemain. Dalam final kemarin, terlihat sebagian mereka belum memiliki itu. Kami menggenjotnya agar semua pemain memiliki mental juara," kata Youbel.

Youbel menambahkan kekalahan dari Pelita Jaya Jakarta pada final Turnamen Perbasi Cup lalu dikarenakan para pemainnya kurang ngotot dibandingkan lawannya. Ini menjadi evaluasi lainnya dari tim pelatih mengenai kelemahan yang dimiliki. "Terutama bagi para pemain muda," ucapnya.

Dengan materi pemain yang ada saat ini Youbel merasa sudah cukup untuk bersaing pada IBL musim depan. Ia mengatakan, belum ada rencana untuk menambah pemain lokal. Youbel lebih suka maksimalkan kekuatan yang ada saat ini.

Sedangkan untuk pemain asing, Youbel masih akan mempertahankannya. "Untuk Kevin Bridgwaters, Dia baru bergabung dua pekan, tidak fair kalau kita langsung menilai dengan persiapan yang sangat singkat. Kita lihat nanti perkembangan seperti apa".

SM Pertamina tetap menargetkan juara. Menurut Youbel, ini sesuai dengan motto klub yang selalu ingin menjadi yang terbaik dan nomor satu.

Pelita Jaya Jakarta masih menjadi pesaing terberat bagi SM Pertamina untuk dapat menjuarai IBL musim 2017/2018 yang akan dimulai 8 Desember 2017 di Semarang. Final Perbasi Cup lalu menjadi rujukan bagaimana kekuatan kedua tim cukup berimbang.

Pelita Jaya Jakarta belum bisa memainkan guard berpengalaman Andrie Ekayana dalam Perbasi Cup lalu. Yayan panggilan akrabnya, masih dalam proses penyembuhan cedera lutut. Diperkirakan baru seri 3 IBL ia dapat bermain. 

Sedangkan SM Pertamina juga masih menyisakan satu pemain yang belum tampil di Perbasi Cup 2017, yaitu Vamiga Michel. Miga juga diperkirakan baru akan kembali seri 3.