Jumat , 16 July 2010, 09:08 WIB

Satria Muda Juarai Pramusim NBL

Rep: ratna puspita/ Red: irf

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Satria Muda Britama berhasil mengatasi agresivitas para pemain Cahaya Lestari Surabaya (CLS) Knights dalam final turnamen pramusim National Basketball League Indonesia. Tim asuhan Fictor Gideon Roring itu sukses menundukan CLS Knights, 51-36, untuk menjadi juara pramusim.

Bertanding di Gelanggang Olahraga Bimasakti, Malang, Jawa Timur, Kamis (15/7), Satria Muda berhasil menunjukan kualitasnya sebagai tim paling berpengalaman di Indonesia. Rony Gunawa dan kawan-kawan berhasil membuat pertahanan CLS Knights kerepotan. Selain Rony, Ito, sapaan akrab Fictor, menempatkan Faisal Julius Ahmad, Youbel Sondakh, Agung Sunarko, Rony Gunawan, dan Welyanson Situmorang sebagai starter. Di kubu CLS Knights, Jeffry Bong, Dwi Haryoko, Wijaya Saputra, Dimaz Muharri, dan Agustinus Indrajaya.

Pada kuarter pertama, kedua tim langsung memeragakan permainan ketat. Rony membawa Satria Muda memimpin 4-2, namun Dimas membawa CLS Knights berbalik unggul 8-4. Tim asuhan W Amran tersebut pun akhirnya menutup kuarter pertama dengan kemenangan, 14-10.

Memasuki kuarter kedua, CLS Knights langsung memimpin 16-10. Namun, Satria Muda mengejar ketertinggalan dan tembakan tiga angka Faisal membawa juara lima kali liga basket Indonesia tersebut berhasil menyamakan kedudukan 16-16. Namun, tembakan bebas dari Sandy Febiansyakh kembali membawa CLS Knights unggul satu poin. Satria Muda berhasil mencetak 11 poin atau satu angka lebih banyak dibandingkan lawannya. Namun, CLS Knights masih unggul tiga poin dan menutup paruh pertama dengan kemenangan, 24-21.

Pada kuarter ketiga, Satria Muda tidak mau membuang-buang waktu dan langsung menyerang. Welyanson membawa Satria Muda unggul satu poin dari tim asal Surabaya tersebut, 27-26. Selanjutnya, Satria Muda benar-benar tampil luar biasa dengan mencetak 20 poin, sedangkan CLS Knights hanya tujuh. Satria Muda pun sukses menutup kuarter ketiga dengan keunggulan sepuluh poin, 41-31.

Pada kuarter penentuan, Wijaya mencetak tembakan tiga angka untuk membawa CLS Knights memperkecil selisih poin, 42-34. Memanfaatkan para pemain CLS Knights yang kelelahan, para pemain Satria Muda dimotori Faisal dengan leluasa mencetak poin. Ketika pertandingan tersisa empat menit, Satria Muda kembali memperlebar selisih poin menjadi 10 angka. Akhirnya, Faisal dan kawan-kawan berhasil memastikan kemenangan bagi Satria Muda sekaligus membalas kekalahan pada babak penyisihan Grup A.

Sementara itu, Stadium Jakarta melanjutkan kejutannya dengan menundukan Aspac Jakarta, 54-51, untuk memastikan tempat ketiga pada turnamen pramusim perdana ini. Pada pertandingan tersebut, tim asuhan Abdurrachman Padang tersebut tertinggal lebih dulu di kuarter pertama, 9-13.

Dalam posisi tertinggal, Stadium berupaya memperkecil ketertinggalan dengan mencetak 11 poin pada kuarter kedua. Namun, Aspac yang sukses memasukan 13 bola menutup paruh pertama dengan keunggulan enam angka, 26-20.

Stadium yang bermaterikan pemain muda terus mengejar perolehan angka tim asuhan Tjetjep Firmansyah. Sayangnya, Merio Ferdiansyah dan kawan-kawan mencetak satu angka lebih sedikit dari lawannya. Kuarter ketiga pun masih menjadi milik Aspac, 35-42.

Pada kuarter keempat, Stadium tampil merajalela dan tidak membiarkan Aspac dengan mudah mencetak angka. Stadium sukses mencetak 19 angka, sedangkan Aspac hanya mampu mencetak tambahan sembilan poin. Stadium pun sukses merebut tempat ketiga dengan selisih empat poin.

Hasil ini membuat Stadium menjadi salah satu tim yang patut diwaspadai pada turnamen NBL reguler yang akan mulai digelar pada Oktober mendatang. Pasalnya, sebelum kompetisi ini dimulai, kekuatan Stadium tidak terlalu diperhitungkan.