Selasa , 18 July 2017, 07:26 WIB

Houston Rockets Dijual

Red: Israr Itah
EPA/MONICA M. DAVEY CORBIS
Pemilik Houston Rockets Leslie Alexander.
Pemilik Houston Rockets Leslie Alexander.

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Leslie Alexander akan melepas kepemilikannya atas klub NBA Houston Rockets. Penjualan Rockets ini diumumkan pada Senin (17/7).

Miliarder sekaligus ahli keuangan ini membeli Rockets sebelum dimulainya musim 1993/1994 dengan harga yang dilaporkan sebesar 85 juta dolar. Sekarang, Forbes menaksir Rockets memiliki nilai sebesar 1,65 miliar dolar atau hampir 20 kali lipat.

"Merupakan suatu kegembiraan dan kehormatan besar untuk memiliki Houston Rockets selama 24 tahun terakhir," kata Alexander dalam pernyataan yang dirilis oleh tim.

"Saya memiliki kesempatan luar biasa untuk menyaksikan kehebatan sejati melalui para pemain dan pelatih yang telah memenangi kejuaraan untuk kota, masuk dalam tim All-Star dan tim terbaik NBA, diabadikan dalam Basketball Hall of Fame, dan telah melakukan begitu banyak untuk klub dan tim kami."

Rockets, yang memenangi gelar secara beruntun pada 1994 dan 1995, menyelesaikan musim lalu dengan rekor terbaik peringkat ketiga di Wilayah Barat. Rockets menggarisbawahi ambisi untuk memburu trofi juara dengan memperpanjang kontrak James Harden pada awal bulan ini. Harden akan 228 juta dolar untuk enam musim mendatang.

CEO Rockets Tad Brown mengatakan posisinya sebagai pemilik telah membebani Alexander yang ingin lebih memfokuskan waktu dan energinya untuk kegiatan-kegiatan filantropis dan keluarganya pada usianya yang senja. Alexander kini memasuki usia 73 tahun.

"Saya membuat keputusan ini setelah banyak melakukan pertimbangan dengan keluarga dan teman-teman saya dan untuk mengetahui klub ini berada dalam bentuk yang hebat dengan para pemain, pelatih, dan manajemen berada di posisi yang tepat," tambah Alexander. "CEO Tad Brown akan mengawasi proses penjualan dengan kantor liga, yang didukung oleh tim saya."

Dengan Yao Ming sebagai tokoh utama tim, Rockets telah membantu mendongkrak popularitas kompetisi bola basket ini di kancah global, dan khususnya di China yang kini merupakan pasar terbesar NBA di luar AS.

"Leslie Alexander merupakan kompetitor sejati yang selalu mencari tindakan yang tepat untuk membuat tim-timnya menjadi lebih baik," kata komisioner NBA Adam Silver dalam pernyataannya.

"Di bawah kepemilikannya, ia menciptakan budaya keunggulan dengan manajemen yang kuat yang telah menarik para raksasa Hall of Fame, All-Star, dan pelatih-pelatih, dan membawa dua kejuaraan NBA dan empat gelar WNBA ke Houston."

"Dihormati di liga, ia merupakan pemilik yang berpengaruh dan aktif yang visinya membantu pertumbuhan permainan secara global, khususnya di Cina.





Sumber : Antara