Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Celtics, Ancaman Serius Heat

Senin, 18 Maret 2013, 22:05 WIB
Komentar : 0
Reuters/Aaron Harris
Pemain Miami Heat, LeBron James (kanan) dan Chris Bosh, melakukan high five saat menghadapi Toronto Raptors di laga NBA di Toronto pada Ahad (17/3).

REPUBLIKA.CO.ID, TORONTO -- Tak ada perayaan yang meriah di kamar ganti Miami Heat di Air Canada Center, markas Toronto Raptors, Senin (18/3). Meski baru saja menumbangkan tuan rumah Raptors, 108-91, sekaligus menyamai rekor 22 kemenangan beruntun Houston Rockets, Heat tak bisa bersenang-senang.

Anak asuh Erik Spoelstra justru menghadapi ancaman genting.  Rentetan kemenangan  terpanjang kedua dalam sejarah NBA mereka rawan kandas sehari berselang.

Kurang dari 24 jam setelah laga di Toronto, Heat akan menyambangi TD Bank Garden, markas Celtics. Kemenangan beruntun Heat berada di ujung tanduk di hadapan tim pengoleksi 17 gelar NBA ini.

"Ada sejarah yang harus kami taklukkan. Melawan Celtics akan jadi laga yang spesial," kata pelatih Heat, Erik Spoelstra.
 
Celtics yang sekarang memang tak seperkasa lima tahun lalu. Tim polesan Doc Rivers masih berjuang memastikan tiket playoff di posisi tujuh Wilayah Timur. Di atas kertas, Heat lebih favorit di puncak Wilayah Timur.
 
Meski begitu, Spoelstra tetap mencium aroma ancaman yang kuat di Boston. "Celtics selalu punya motivasi lebih ketika melawan kami. Saya tidak tahu apakah rentetan kemenangan kami akan jadi faktor penambah motivasi mereka besok," imbuhnya.

Kekhawatiran Spoelstra tersebut bukan tanpa alasan. Terakhir kali bertemu Celtics, Heat tumbang 100-98 dalam dua kali babak overtime. Sepanjang musim ini, Heat baru sekali mengalahkan Celtics di laga pembuka musim. Saat itu, LeBron James dan kawan-kawan menang 120-107. "
 
"Kami harus segera istirahat dengan cukup. Besok akan ada pertarungan sengit di Boston," kata shooting guar Heat, Dwyane Wade.

Reporter : Adi Wicaksono
Redaktur : Ajeng Ritzki Pitakasari
408 reads
Barangsiapa tidak meninggalkan kata-kata dusta dan perbuatan dusta maka Allah tidak butuh ia meninggalkan makan dan minumnya ((HR Bukhari))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...