Tuesday, 8 Sya'ban 1439 / 24 April 2018

Tuesday, 8 Sya'ban 1439 / 24 April 2018

Asian Games, 3 Lembaga Awasi Penggunaaan Uang oleh Cabor

Ahad 14 January 2018 20:02 WIB

Rep: Fitriyanto / Red: Ratna Puspita

Ilustrasi Asian Games 2018.

Ilustrasi Asian Games 2018.

Foto: Antara/Adeng Bustomi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Sebagian cabang olahraga akan menerima dana Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) Asian Games 2018 mulai Senin (14/1) hari ini. Dana digulirkan langsung dari Kemenpora kepada cabor setelah dilakukan penandatangan nota kesepahaman (MoU).

Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga Gatot S Dewabroto mengatakan sesuai dengan Perpres 95 tahun 2017 itu, ada tiga pihak yang ikut melakukan pengawasan, yakni Inspektorat Kemenpora, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), dan Kejaksaan Agung. “Nanti teknisnya, kami akan lakukan monitoring agar semua sesuai dengan peruntukanya,” kata Gatot di Jakarta, Ahad (14/1). 

Gatot berharap tidak ada masalah dalam penggunaan anggaran tersebut, termasuk laporan keuangannya. Dia mengatakan, Asian Games tahun ini menjadi terobosan pemerintah terkait penggelontoran dana pelatnas kepada cabor.

“Ini baru era pertama. Jangan sampai tujuan baik pemerintah, yang selama ini dikeluhkan oleh cabor bahwa anggaran terlalu berbelit dan birokratis, langsung diserahkan ke cabor. Jangan sampai ada masalah, tidak ada alasan lagi dana tidak bisa digunakan maksimal,” kata dia. 

Pencairan anggaran yang terlalu birokratis dianggap menjadi salah satu penyebab kegagalan Indonesia pada SEA Games 2017 Kuala Lumpur, Malaysia. Kala itu, dana tidak langsung ke cabor tetapi melalui Satlak Prima. Kini dilakukan pemangkasan birokrasi, yakni dana disalurkan dari pemerintah langsung ke cabor. 

Berdasarkan Perpres 95 tahun 2017 juga, cabor wajib menyampaikan laporan secara tertulis kepada Kemenpora setelah menggunakan dana Pelatnas Asian Games 2018. Ini menjadi sesuatu yang baru bagi cabor sehingga banyak pengurus yang belum terbiasa membuat laporan keuangan. 

Deputi IV Kemenpora Bidang Prestasi Olahraga Mulyana menyatakan Kemenpora akan melakukan Bimbingan Teknik Pelaporan Keuangan kepada induk cabang olahraga yang mendapat bantuan dana untuk. Ini sekaligus menjadi amanat Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2017. 

“Saat ini, kami masih fokus mengurus tanda tangan nota kesepahaman dengan cabang olahraga baru. Rencanya, bulan depan kami akan menggelar Bimtek kepada cabor,” kata dia. 

Dia menambahkan sebagian cabor akan menerima dana pada Senin (14/1) besok. Sebagian lainnya menunggu penandatangan nota kesepahaman (MoU) terkait anggaran tersebut. Sebelumnya, dia mengatakan, pemerintah juga sudah memberikan pemahaman terkait cara pengajuan anggaran yang dibutuhkan oleh cabor. 

 

 

 

 

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES