Rabu , 06 December 2017, 18:47 WIB

Wapres JK Beberkan Alasan Pentingnya Asian Games 2018

Red: Didi Purwadi
Republika/ Wihdan
Wakil Presiden  sekaligus Ketua Pengarah Asian Games 2018, Jusuf Kalla memmberikan arahan usai penandatangaan kerjasama sponsor Asian Games 2018 di Istana Wapres, Jakarta, Rabu (6/12).
Wakil Presiden sekaligus Ketua Pengarah Asian Games 2018, Jusuf Kalla memmberikan arahan usai penandatangaan kerjasama sponsor Asian Games 2018 di Istana Wapres, Jakarta, Rabu (6/12).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan ajang olahraga Asian Games 2018 akan berdampak pada investasi untuk jangka panjang.

"Asian Games ini sangat penting walau dibutuhkan biaya yang besar. Tapi, ini juga akan menjadi investasi ke depan," kata Wapres usai penandatanganan perjanjian kerja sama "sponsorship" pendanaan Asian Games 2018 dengan para sponsor swasta di kantor Wapres di Jakarta, Rabu.

Wapres menjelaskan pentingnya penyelenggaraan Asian Games bagi Indonesia karena Indonesia baru pertama menjadi tuan rumah kegiatan olahraga tersebut pada 1962. Sementara Cina dan Thailand telah tiga kali menjadi tuan rumah Asian Games. Karena itu, penyelenggaraannya mendorong sinergi dan kerja sama yang besar.

Alasan lain pentingnya Asian Games bagi Indonesia karena saat ini olahraga menjadi bagian dari keseharian masyarakat.

"Maka butuh biaya besar terutama untuk venue. Seandainya kita tidak menjadi tuan rumah pada 1962, maka kita tidak punya Gelora Bung Karno (GBK), kita tidak punya televisi dan tidak punya atlet-atlet yang berprestasi," tuturnya.

Untuk membangun venue olahraga Asian Games 2018 di Palembang dan Jakarta, menurut Wapres, membutuhkan biaya sebesar Rp 10 triliun. Di Palembang sebagian dibangun dari dana pihak swasta, sementara venue di Jakarta sebagian besar dibangun dengan anggaran dari pemerintah.

Sementara, upacara pembukaan Asian Games dianggarkan 50 juta dolar AS karena menjadi simbol bagi pelaksanaan pesta olahraga itu. "Di samping itu juga untuk jangka panjang olahraga itu bukan hanya Asian Games, tapi ada juga kegiatan olahraga lainnya karena itu butuh perencanaan jangka panjang," tambah Wapres.

Begitu juga dengan kerja sama pendanaan oleh pihak swasta menurut Wapres juga menjadi "image branding" serta iklan bagi perusahaan-perusahaan tersebut ke internasional.

"Karena Asian Games ini kita akan tayang 'live' selama 12 jam, begitu juga dengan Cina dan Jepang," ujarnya. Sebanyak sembilan perusahaan swasta menandatangani kerja sama sponsorship Asian Games 2018 dengan nilai sekitar Rp 760 miliar.

Sumber : Antara