Selasa , 14 November 2017, 22:42 WIB

70 Persen Pertandingan Asian Games 2018 Disiarkan Langsung

Rep: Fitriyanto/ Red: Ratna Puspita
Istimewa
Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga, Gatot S Dewabroto
Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga, Gatot S Dewabroto

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Direktur Deputi 1 Pantia Penyelenggara Asian Games 2018 (Inasgoc) Gatot S Dewabroto mengatakan sekitar 70 persen pertandingan Asian Games 2018 akan disiarkan langsung televisi. Angka ini lebih kecil dibandingkan pada perhelatan ragam olahraga antarnegara di Asia tersebut sebelumnya.

"Secara rata-rata setiap Asian Games adalah 80 persen yang disiarkan televisi. Kita sudah di angka 70 persen juga sudah bagus. Karena keterbatasan yang kita miliki. Namun begitu hal ini sudah cukup,” kata dia saat acara World Broadcasting Meeting, Selasa (14/11) di Jakarta.

Dia mengatakan siaran olaharaga sangat berbeda dengan siaran pertunjukkan lainnya. Dia menerangkan siaran olaharaga memerlukan peralatan yang lebih mahal. 

“Sebagai contoh kita butuh camera yang bisa mengambil gambar di bawah air,” kata dia. 

Gatot menambahkan selain peralatan yang mahal juga karena kanal televisi di Indonesia terbatas sehingga tidak semua 462 nomor pertandingan akan disiarkan langsung televisi. Penyiaran Pertandingan secara langsung juga mempertimbangkan aspek antusiasme atau animo masyarakat terhadap pertandingan tersebut.

“Ada juga kewajiban kita sebagai tuan rumah sehingga harus menyiarkan cabang olahraga yang kurang populer di sini,” kata dia. 

Gatot juga menjelaskan acara World Broadcasting Meeting Asian Games 2018. yang digelar Inasgoc, Selasa (14/11) di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan Jakarta bertujuan mengecek kesiapan bidang Broadcasting saat Asian Games 2018 nanti. "Berbagai broadcaster dunia hadir hari ini untuk mengetahui kesiapan kita. Namun untuk mengetahui secara detil kesiapan kita adalah saat Test Event 10 cabang olahraga yang akan digelar serentak bukan Februari nanti,” kata Gatot.