Selasa , 14 November 2017, 21:05 WIB

Inasgoc: Palembang Siap Selenggarakan Asian Games

Rep: Maspril Aries/ Red: Ratna Puspita
Republika/Maspril Aries
Para pekerja sedang menyelesaikan renovasi stadion Gelora Sriwijaya di komplek Jakabaring Sport City (JSC) tempat pelaksanaan cabang olahraga sepakbola pada Asian Games XVIII – 2018. Renovasi dilakukan terhadap tribun, lapangan dan lintasan.
Para pekerja sedang menyelesaikan renovasi stadion Gelora Sriwijaya di komplek Jakabaring Sport City (JSC) tempat pelaksanaan cabang olahraga sepakbola pada Asian Games XVIII – 2018. Renovasi dilakukan terhadap tribun, lapangan dan lintasan.

REPUBLIKA.CO.ID, PALEMBANG  — Delegasi Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 (Inasgoc) kembali melakukan peninjauan persiapan pelaksanaan Asian Games XVIII – 2018 di Palembang. Dalam kunjungan Selasa (14/11), anggota Inasgoc meninjau langsung pembangunan dan renovasi venue dan fasilitas lainnya di komplek Jakabaring Sport City (JSC). 

Selain itu, Inasgoc juga melaksanakan rapat koordinasi koordinasi kesiapan penyelenggaraan Asian Games XVIII Jakarta-Palembang bersama Asisten Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Achmad Najib dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Cipta Karya (PUCK) Basyarudin. Dari hasil kunjungan ke komplek JSC, Koordinator Government Relation Inasgoc Raja Parlindungan Pane mengatakan, Palembang siap menyelenggarakan pesta ragam olahraga antarnegara Asian itu. 

“Hasil survei visit venue ke Jakabaring Sport City, kami lihat Palembang sudah sangat siap baik dalam kesiapan venue maupun atlet village. Ini adalah hasil survei kita, Palembang sangat siap sekali, tidak ada lagi istilah mau memindahkan,” kata dia. 

Raja Parlindungan menjelaskan, Inasgoc meninjau langsung venue yang dipersiapkan minimal satu kali dalam sebulan guna mempercepat proses persiapan Asian Games 2018 di Palembang. Visit venue di antaranya dilakukan ke venue shooting range, voli pantai, boling dan dinning hall.

Menurutnya, dari segi venue progresnya luar biasa bahkan melebihi. “Misalnya shooting range selesai 12 Desember 2017. Kemudian kita akan melakukan test event Maret 2018,” ujarnya.

Palembang sudah ditetapkan menjadi tempat penyelenggaraan pertandingan 12 cabang olahraga. Menurut Raja Parlindungan, diperkirakan ada sekitar 3200 atlet dan ofisial yang hadir di Jakabaring Sport City. 

“Ini tidak jadi masalah karena di  JSC telah membangun rusunami yang diperkirakan awal Maret selesai,” katanya.

Raja Parlindungan juga menjelaskan progres venue dayung yang sudah mencapai 86 persen. “venue dayung di Palembang luar biasa, kita harus bangga memiliki venue dayung dengan danaunya yang luar biasa luasnya. Ini akan menjadi venue dayung terbaik di Asia, mulai dari penyimpanan peralatandan kenyamanan untuk atlet serta penonton,” ujarnya.

Sementara itu, pembangunan venue boling sudah 90 persen. Menurut Raja Parlindungan, Inasgoc optimistis venue boling bisa maksimal. 

“Saya salut dengan Gubernur Sumsel karena ini luar biasa, betul-betul sumbangsih dari lobi pada pihak swasta dan BUMN untuk membangun boling centre untuk Asian Games,” pujinya.

Kesempatan terpisah Vice President Director PT OKI Pulp and Paper Gadang Hartawan mengatakan, pembangunan fisik gedung boling centre untuk Asian Games sudah selesai 100 persen dan sudah dilakukan pemeriksaan dari Inasgoc. Gadang Hartawan menjelaskan, pembangunan boling centre merupakan sumbangan dari PT OKI Pulp and Paper-anak perusahaan Sinarmas Grup-yang membangun gedungnya  dengan total dana Rp 25 miliar.

Untuk perlengkapan dan fasilitas pertandingan di dalam gedung merupakan bantuan dari Pertamina. Menurut Kepala Dinas PU CK Basyarudin pembangunan venue boling Asian Games mendapat pengawasan dari Persatuan Boling Indonesia dan federasi olahraga bowling dunia  Federation Internationale des Quilleurs (FIQ). Untuk perlengkapan pertandingan diimpor dari Amerika Serikat.

Letak boling centre di JSC tersebut dibangun di atas lahan 2,5 hektre yang berdampingan dengan gedung Bank Sumselbabel tersebut dibangun dengan total biaya sebesar Rp 70 miliar dan memiliki 40 lintasan, dibangun dengan dana bantuan pihak ketiga. Juga memiliki kapasitas 300 penonton dan dilengkapi dengan kafetaria.

Menurut Gubernur Sumsel Alex Noerdin gedung boling //centre// untuk Asian Games XVIII tersebut menjadi arena boling yang terbaik di Asia. “Kejuaran dunia boling 2019 direncanakan akan berlangsung di sini,” katanya.