Sabtu , 04 November 2017, 21:05 WIB

Kala Si Mantan Dewa Golf Meniti Kebangkitan

Rep: Gilang Akbar Prambadi/ Red: Endro Yuwanto
REUTERS
Tiger Woods
Tiger Woods

REPUBLIKA.CO.ID,  Vonis dokter yang menyatakan fisiknya sudah cukup prima untuk bisa kembali bermain golf disambut suka cita oleh Tiger Woods. Pernyataan tim medis kepercayaannya yang disampaikan awal Oktober 2017 kemarin membuat mantan penguasa olah raga golf di planet bumi ini langsung bersiap untuk kembali beraksi.

Setelah sembilan bulan menepi dari lapangan akibat cedera punggung dan rangkaian kewajiban untuk mengikuti rehabilitasi, Woods akan mulai berkarier lagi akhir bulan ini. Gelaran Turnamen Hero World Challenge dari 30 November sampai 3 Desember 2017 ini menjadi panggung yang diincar pegolf Amerika Serikat ini.

Turnamen yang digelar di Albany, Bahamas, New York itu memang sangat dibutuhkan oleh Woods untuk membersihkan coreng di mukanya. Sejak 'keruntuhan' kariernya akibat persoalan rumah tangga 2009 silam, Woods kehilangan sentuhan kemenangan.

Gelar 'Dewa Golf' seolah tak membekas setelah dalam kurun tiga tahun terakhir, Woods kehilangan posisi elite di jajaran pegolf dunia. Sempat menguasai peringkat pertama Official World Golf Ranking selama bertahun-tahun (1998-2003, 2005-2009, 2013). Per bulan November ini, ia menduduki peringkat yang sangat memalukan bagi pengoleksi limpahan trofi seperti Woods, yakni 1.180.

Ini kali pertama Woods menempati posisi di luar peringkat 1.000. Peringkat tersebut bahkan jauh lebih buruk dibanding ketika ia baru memulai karier profesional 1992 silam. Saat itu, setelah 24 bulan lebih rutin bertanding, Woods mendapatkan posisi peringkat 743 pada tahun 1994.

Kini, Woods benar-benar tak sabar untuk mengayunkan lagi stiknya usai selalu akrab dengan pisau bedah selama nyaris dua tahun. Dalam 19 bulan terakhir, Woods tercatat sudah empat kali melaksanakn operasi punggung.

"Saya senang bisa ikut bertanding golf lagi di Hero World Challenge," kata Woods dikutip dari Foxsport, Sabtu (4/11).

Pegolf 41 tahun ini mengatakan, turnamen Hero World Challange bisa menjadi pijakan awal yang tepat untuknya. Hal itu karena ia punya pengalaman yang sangat kaya pada turnamen serupa dengan koleksi 14 trofi Hero World Challenge.

"Turnamen ini adalah tempat yang sangat sempurna bagi saya memulai kembali segalanya. Sangat senang rasanya bisa berkumpul lagi dengan para pegolf hebat di lapangan," kata Woods.

Meski demikian, agen Woods dari Excel Sports Management, Mark Steinberg, tak mau pegolf keturunan Thailand itu terlalu memforsir diri di Hero World Challange. Menurut Steinberg, Woods harus sangat fokus memperhatikan kondisi fisiknya agar bisa sepenuhnya benar-benar siap mulai tahun depan.

Dengan usia yang sudah tak muda lagi, Steinberg ingin agar Woods bisa menyeimbangkan antara ambisi dengan kemampuan fisik dalam mencapai batas. "Kejuaraan ini harus benar-benar disikapinya dengan hati-hati," kata Steinberg.

Woods sudah lama tak mencicipi gelar juara dalam sebuah turnamen yang diikutinya. Terakhir kali ia meraih kemenangan adalah saat menjuarai Bridgestone Invitational empat tahun silam.