Ahad , 29 October 2017, 18:06 WIB

Perusahaan Asing Sponsori Gelaran Asian Games

Rep: Abdullah Sammy/ Red: Angga Indrawan
Republika/Rizky Jaramaya
Ketua Panitia Pelaksana Asian Games (Inasgoc) Erick Thohir.
Ketua Panitia Pelaksana Asian Games (Inasgoc) Erick Thohir.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Perhelatan Asian Games 2018 yang akan berlangsung di Jakarta dan Palembang makin menarik minat sponsor. Setelah enam BUMN, kini giliran perusahaan asing menjalin kerja sama dengan panitia pelaksana Asian Games.

Yang teranyar, beberapa perusahaan di Cina, yakni Biau Bang, Beautiful Tomorrow, dan New Energy, menjadi sponsor pen dukung Asian Games 2018. Penandatanganan dengan tiga perusahaan nasional Cina itu dilakukan Ketua Panitia Pelaksana Asian Games 2018 (Insgoc) Erick Thohir di Guangzhou, Jumat (27/10).

Dengan partisipasi tiga sponsor pendukung itu, mereka akan mempromosikan dan menyosialisasikan Asian Games 2018 melalui pemasaran produk-produk di Cina. Biau Bang merupakan perusahaan yang bergerak di pera watan asesoris mobil. Lalu, Beau tiful Tomorrow bergerak di bidang dekorasi atap dalam rumah. Sedangkan, New Energy merupakan perusahaan pemanas air serta ruangan.

"Cina merupakan pasar olahraga yang sangat besar. Tak hanya untuk menggelar event, tapi juga produk sehingga ketika ada perusahaan nasional Cina tertarik untuk mensponsori Asian Games 2018, maka mereka bisa lebih luas memasarkan produk di negaranya, saya sangat antusias," ujar Erick. Apalagi, kata dia, berdasarkan data terkini, sebanyak 82 persen penggemar olahraga berusia 26-45 tahun. Ini bagus untuk lebih mengekspose Asian Games 2018 agar lebih dikenal di ka langan produktif di negeri itu.

Erick yang juga Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) menambahkan, banyak perusahaan lokal di negeri Tembok Raksasa itu untuk terlibat di Asian Games 2018. Bahkan, saat penandatanganan kerja sama sponsor itu, tercatat lebih dari 50 pimpinan berbagai perusahaan di Cina hadir

"Mereka sangat antusias untuk mempromosikan Asian Games 2018 Jakarta-Palem bang, bahkan sampai ingin meng undang suporter, fans, dan turis ke Indonesia sebagai bagian dari promosi," ujar Erick.

Selain promosi, kedatangan sponsor akan makin mendukung pendanaan ajang multievent terbesar di Asia tersebut. Yang pasti, sambungnya, dengan kerja sama sponsorship ini, pihaknya terbantu dalam promosi dan juga pendanaan. "Sampai saat ini total nilai kerja sama dengan perusahaan Cina men capai 12,1 juta dolar AS. Diharapkan pula dengan pro mosi ini bisa mendatangkan penonton dari Cina sebanyak 30 ribu orang," kata Erick menambahkan

Dengan bertambahnya sponsor dari Cina, diharapkan dalam waktu dekat akan bertambah pula kerja sama dengan perusahaan negara Asia lainnya. Sebelumnya, sejumlah BUMN juga mengikat kerja sama dengan Inasgoc. Enam perusahaan BUMN papan atas bahkan telah melakukan penandatangan an sponsorship. Diperkirakan ada 16 BUMN yang akan men dukung pelaksanaan Asian Games 2018.