Senin , 16 October 2017, 12:26 WIB

Indonesia Bidik Jadi Tuan Rumah Olimpiade 2032

Rep: Debbie Sutrisno/ Red: Endro Yuwanto
wikipedia
Logo Olimpiade
Logo Olimpiade

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden RI Joko Widodo bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla bertemu dengan Presiden Olympic Council of Asia (OCA) Sheikh Ahmad Al Sabah bersama sejumlah pejabat lainnya, Senin (16/10). Dari pertemuan ini, Indonesia menyampaikan keinginannya agar bisa maju sebagai tuan rumah Olimpiade pada 2032.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani mengatakan, OCA sangat mendukung Indonesia dalam berbagai kegiatan olah raga termasuk sebagai tuan rumah Asian Games yang akan diselenggarakan pada 2018. Indonesia bukan hanya diminta bagus pada saat sesi pembukaan dan penutupan Asian Games, tapi juga harus meningkatkan prestasi dalam kejuaaran tersebut.

"Kami akan melakukan technical meeting dengan semuanya sehingga memang nantinya ada keterkaitan dengan prestasi atlet," kata Puan di Istana Negara, Senin (16/10).

Jika sukses dalam penyelenggaraan dan administrasi dalam pagelaran Asian Games 2018, Indonesia berkeinginan untuk mengajukan diri menjadi tuan rumah world basketball (pertandingan basket dunia), bersama Filipina dan Jepang, pada 2023.

Setelah itu, Indonesia bertekad agar bisa menjadi tuan rumah Olimpiade 2032. Kegiatan akbar ini akan mengingatkan kembali acara yang hampir sama ketika Indonesia melaksanakan multievent yang hampir mirip, Games of New Emerging Force (GANEFO) 1962 pada era Presiden Soekarno.

"Mereka (OCA) optimistis setelah melihat kinerja Pemerintah Indonesia. Mereka juga berjanji akan datang lagi tahun depan untk melihat apa yang sudah kiami lakukan," kata Puan.

Di sisi lain, Indonesia juga meminta kepada OCA agar bisa mempromosikan Asian Games yang akan dihelat tahun depan. Pasalnya, perwakilan dari OCA kerap melakukan kunjungan ke sejumlah negara di Asia maupun benua lain. Kedatangan OCA di setiap negara diharapkan mampu memberikan pemaparan terkait Asian Games.