Jumat , 15 September 2017, 00:09 WIB

Tim Sepak Bola Cerebral Palsy Incar Emas ASEAN Para Games

Red: Israr Itah
Istimewa
Tim sepak bola celebral palsy Indonesia.
Tim sepak bola celebral palsy Indonesia.

REPUBLIKA.CO.ID, KUALALUMPUR -- Tim sepak bola cerebral palsy (CP) Indonesia memasang target tinggi pada ajang multi event ASEAN Para Games IX di Kuala Lumpur, Malaysia yang akan digelar 17-24 September 2017. Indonesia membidik emas pada cabang olahraga bergengsi ini.

Pelatih sepak bola CP Indonesia Fadillah Umar mengatakan, perkembangan anak asuhnya semakin membaik. Jauh berbeda dengan ASEAN Para Games 2015 di Singapura yang banyak kendala dan kurang pengalaman. Dia pun tak merasa terbebani dengan target medali emas yang dicanangkan. 

"Persiapan sudah berjalan sejak Februari 2017. Saya pikir ini waktu yang cukup ideal jika harus dikonversi dengan medali emas," kata Umar, pelatih sepak bola CP Indonesia Fadillah Umar dalam keterangan pers yang diterima Republika.co.id, Kamis (14/9).

"Ada peluang emas, dengan catatan semua pemain lolos klasifikasi. Ada 8 dari 12 pemain yang harus ikut klasifikasi, di mana empat pemain yang tampil di ASEAN Para Games 2015 sudah dipastikan lolos," terangnya.

Menurut Umar konsep latihan yang diterapkan timnya menggunakan model sirkuit pengembangan untuk melatih pemain dengan motoribility.

Saat berlatih di Stadium Muda Abdul Azis, Kuala Lumpur, Malaysia, timnya dipoles seperti layaknya pemain yang normal umumnya. Padahal tim yang diraciknya memiliki keterbatasan dengan beberapa CP.

"Semua CP ada pada 12 pemain yang kami persiapkan dari yang ringan hingga berat. CP 5 dan 6 yang masuk kategori keterbatasan berat masing-masing ada dua orang, CP 7 ada 7 orang dan CP 8 atau teringan ada satu orang," jelasnya.

Semua pemain tersebut kata Sapta Kunta Purnama, Koordinator Tim Teknis, terdiri dari daerah Jawa Barat, Riau, Kalimantan Selatan dan Jawa Tengah. Mereka disaring lewat Papernas 2016 di Bandung.