Senin , 17 July 2017, 16:13 WIB

Emil: Djanur Mundur dari Persib Itu Sudah Sunatullah

Rep: Arie Lukihardianti/ Red: Agus Yulianto
Republika/Edi Yusuf
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil. (Republika/Edi Yusuf)
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil. (Republika/Edi Yusuf)

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengucapkan terima kasih kepada Djadjang Nurdjaman (Djanur) atas jasanya membesarkan Persib Bandung. Djanur sendiri, telah memutuskan untuk meninggalkan Persib Bandung dari kursi pelatih pada Sabtu (15/7), lalu.

Menurut Ridwan, keputusan Djanur mundur dari kursi pelatih Persib ini adalah hal yang biasa. Sebab, keputusan ini hanya persoalan waktu saja.

"Setiap ada awal pasti ada akhir. Setiap ada perjumpaan, pasti ada perpisahan. Djanur pernah hadir, pasti akan berpisah. Ini hanya persoalan waktu saja. Itu mah sudah sunatullah saja," ujar Ridwan Kamil yang akrab disapa Emil usai menghadiri Peluncuran Program Layanan Kirim Buku Gratis di Kantor Pos Indonesia Bandung, Senin(17/7).

Emil mengatakan, kalau sekarang Kang Djadjang memutuskan mundur dengan segala pertimbangan, mungkin memang sudah waktunya saja. "Tapi kita jangan lupa berterima kasih, karena di zaman Djanur Persib pernah juara (ISL dan Piala Presiden)," katanya.

Emil berharap, Persib Bandung dibawah tangan pelatih baru nanti, Maung bandungbisa kembali bangkit dengan prestasinya. “Saya titip kepada pelatih baru. Formasi terbaik Persib saat melawan PSM di GLBA beberapa waktu lalu,” katanya.

Dikatakan Emil, keputusan Djanur ini harus diterima dengan lapang dada. Setelah itu, Persib harus kembali bangkit. “Kalau sudah keputusan bagaimana. Dari pada bekerja tanpa motivasi mendingan secepatnya diambil walaupun pahit,” kata Emil.

Kendati demikian, kata Emil, laga lanjutan Persib Bandung saat menghadapi Persija nanti, Maung Bandung bisa menang dan berjalan damai. Perlu diketahui, pelatih Persib Bandung Djadjang Nurdjaman melontarkan pengunduran diri dari kursi pelatih klub setelah Persib Bandung kalah 1-2 dari Mitra Kukar pada partai lanjutan Liga 1, di Stadion Aji Imbut, Tenggarong, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Sabtu (15/7), lalu.

Pelatih yang akrab disapa Djanur ini kecewa lantaran tak bisa mendongkrak performa Persib di Liga 1. "Dengan kekalahan hari ini, untuk sementara saya ingin istirahat ini. Artinya saya resign, mundur dari pelatih Persib. Itu keputusan bulat, saya sudah bicarakan dengan manager tadi," kata Djanur.