Ahad , 16 Juli 2017, 21:11 WIB

Pemprov DKI Jakarta Terus Kebut Persiapan Asian Games 2018

Red: Andri Saubani
Antara/Akbar Nugroho Gumay
Pekerja menyelesaikan pembangunan Velodrome Rawamangun di Jakarta, Senin (6/3).
Pekerja menyelesaikan pembangunan Velodrome Rawamangun di Jakarta, Senin (6/3).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus melakukan persiapan yang berkaitan dengan penyelenggaraan kompetisi olah raga Asian Games 2018 di ibu kota. "Saat ini, persiapan untuk Asian Games 2018 sudah 40 persen, dan semua pembangunan infrastruktur pendukung masih terus berjalan. Kami kerjakan terus," kata Asisten Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Fatahillah di Jakarta, Ahad (16/7).

Dalam pelaksanaan Asian Games 2018, menurut dia, Pemprov DKI Jakarta memiliki tugas membangun tiga sarana pendukung, antara lain Velodrome, Equestrian dan sarana transportasi masal berbasis rel Light Rail Transit (LRT). "Seluruh pembangunan proyek infrastruktur tersebut dikerjakan oleh PT Jakarta Propertindo (Jakpro) dan ditargetkan sudah harus selesai sebelum dimulainya Asian Games tahun 2018 mendatang," ujar Fatahillah.

Dia menuturkan, pihaknya terus melakukan koordinasi dengan Indonesia Asian Games 2018 Organizing Committee (INASGOC) mengenai persiapan yang sejauh ini sudah dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta. "Secara rutin, setiap dua minggu sekali, panitia Asian Games di Pemprov DKI selalu menggelar rapat bersama dengan panitia pendukung Asian Games di masing-masing bidang," tutur Fatahillah.

Fatahillah menyebutkan, ada enam bidang pendukung Asian Games 2018, yaitu bidang transportasi, venue (lokasi kegiatan), kebudayaan, pajak, sosialisasi serta dokumentasi. Ia mengungkapkan, selain berkoordinasi dengan INASGOC, panitia juga melakukan koordinasi dengan jajaran yang ada di tingkat wilayah kota, terutama koordinasi mengenai venue equestrian (arena pacuan kuda). "Karena berkaitan dengan hewan, maka pembangunan equestrian itu butuh dukungan dari semua pihak, termasuk camat dan lurah. Di arena itu kan ada kuda, jadi harus dipastikan steril, bebas dari penyakit," ungkap Fatahillah.

Sumber : Antara