Rabu , 15 Maret 2017, 16:49 WIB

Ini Target Menteri Puan Maharani untuk Asian Games 2018

Rep: Rahayu Subekti/ Red: Israr Itah
Dok Kemenpora
Wapres Jusuf Kalla (tengah) bersama Menko PMK Puan Maharani dan Menpora Imam Nahrawi, Rabu (15/3).
Wapres Jusuf Kalla (tengah) bersama Menko PMK Puan Maharani dan Menpora Imam Nahrawi, Rabu (15/3).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Indonesia tak hanya bersiap untuk merampungkan seluruh infrastruktur untuk ajang Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani juga memiliki target untuk prestasi Indonesia. 

 Puan mengungkapkan target prestasi juga tak kalah penting karena Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games 2018. "Mengingat potensi yang dimiliki dari atlet terpilih yang berjumlah 877 orang itu, Indonesia menargetkan capaian peringkat delapan hingga sepuluh pada Asian Games 2018," kata Puan usai menghadiri rapat terbatas di Kementerian Pemuda dan Olahraha (Kemenpora), Rabu (15/3).

Dengan target tersebut, lanjut Puan, Indonesia setidaknya harus mampu memperoleh emas antara 13 hingga 20 medali. Untuk itu, para atlet yang tengah dipersiapkan diminta juga setidaknya mampu mengungguli para atlet lain yang sama-sama berasal dari kawasan Asia.

Tak hanya soal target prestasi, Puan juga menginginkan atlet terpilih tersebut juga harus sehat secara fisik. "Para atlet terpilih itu juga dipastikan harus bebas doping untuk mengikuti Asian Games 2018," ujar Puan. 

Rapat tersebut juga dihadiri oleh Ketua Pengarah Asian Games 2018 yang juga sebagai Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla. Dia mengatakan Asian Games 2018 akan dihelat tidak secara berlebihan. "Penyelenggaraan Asian Games 2018 ini memang akan digelar deengan acara yang kita sepakati tidak terlalu mewah," tutur Kalla. 

Dia menyampaikan ada alasan tersendiri mengapa ajang olahraga di Asia itu akam dihelat dengan tidak terlalu mewah. Sebab, kata Kalla, Asian Games 2018 juga akan digelar dengan kebutuhan anggaran cukup besar.

Nantinya, lanjut Kalla, tentu juga akan meminta keterlibatan pihak swasta untuk membantu penghelatan ajang olahraga di Asia itu. "Yang terpenting adalah anggaran yang nanti digunakan dapat dipertanggungjawabkan dan transparan, jelas laporannya,” kata Kalla. 

Dia memastikan evaluasi kegiatan persiapan memang saat ini belum dilakukan. Hanya, menurut dia, semua persiapan Asian Games 2018 sudah berjalan sesuai dengan agenda yang dibuat. 

Asian Games 2018 akan diikuti oleh 45 negara dan Dewan Olimpiade Asia (OCA) menyarankan Inasgoc mempertandingkan 484 nomor dari 42 cabanng olahraga. Venue cabang olahraga yang dipertandingkan akan mengambil lokasi di  Jakarta, Palembang, dan Jawa Barat.

Asian Games 2018 akan dihelat sesuai mekanisme empat sukses yaitu sukses penyelenggaraan, sukses prestasi, sukses administrasi, dan dukses ekonomi.