Kamis , 18 June 2015, 12:39 WIB

Atlet Indonesia Kurang Bersinar di SEA Games, Ini Kritik Pengamat

Red: Citra Listya Rini
 Delegasi Indonesia untuk SEA Games 2015 (Antara/Nyoman Budhiana)
Delegasi Indonesia untuk SEA Games 2015 (Antara/Nyoman Budhiana)

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA  -- Pengamat Olahraga Hari Setiono mengatakan para atlet muda yang berprestasi pada SEA Games 2015 Singapura harus dikirim ke luar negeri untuk melakukan latihan menyambut Asian Games 2018 di Indonesia.

"Waktu tiga tahun tersisa melangkah ke Asian Games bukanlah jeda yang panjang. Semua itu harus dilakukan dengan kerja ekstra keras, bila ingin atlet nasional mampu bersaing dengan lawan-lawannya pada multi event empat tahunan Asia itu," kata Hari seperti dilansir tim media Satlak Prima di Jakarta, Kamis (18/6).

Ia mengatakan dengan memberikan tempaan berkesinambungan di luar negeri seperti di Cina, Amerika Serikat maupun di Australia, tidak menutup kemungkinan atlet nasional mampu berprestasi seperti para perenang Singapura yang mendulang 24 medali emas pada SEA Games 2015.

Hari mengakui hasil perolehan 47 medali emas untuk kontingen Indonesia di SEA Games 2015 sudah sesuai perhitungan Satlak Prima setelah memantau perkembangan prestasi negara lain.

"Apalagi cabang unggulan para atlet Indonesia tidak dipertandingkan di multi event dua tahunan kali ini. Itu merupakan bagian dari strategi tuan rumah dengan harapan para atletnya mampu mengumpulkan medali seoptimal mungkin," kata mantan Deputi Bidang Pembinaan Prestasi Kemenpora.

Selain itu, kata Hari, pemerintah juga harus menegakkan cabang-cabang prioritas untuk menggapai sukses di Asian Games 2018.

Seperti diketahui, Indonesia menempati peringkat kelima dalam perolehan medali SEA Games 2015 dengan total 182 medali yang terdiri atas 47 medali emas, 61 perak, dan 74 perunggu.

Negeri Gajah Putih, Thailand tampil sebagai juara umum dengan raihan total 247 medali yang terdiri atas 95 medali emas, 83 perak, dan 69 perunggu.

Sumber : Antara