Selasa, 7 Zulqaidah 1435 / 02 September 2014
find us on : 
  Login |  Register

ISG Hanya Pertandingkan Bola Voli Putra

Jumat, 12 Juli 2013, 22:57 WIB
Komentar : 1
Antara/Prasetyo Utomo
Ilustrasi.
Ilustrasi.

REPUBLIKA.CO.ID, PALEMBANG -- Cabang olahraga bola voli pada Islamic Solidarity Games III di Palembang, 22 September-1 Oktober 2013, hanya mempertandingkan kelompok putra, kata Ketua Harian Pengprov PBVSI Sumatera Selatan Rahidin H Anang.

"Untuk bola voli baik kategori di dalam ruangan ataupun diluar ruangan (voli pantai) telah ditetapkan sejak awal hanya diikuti tim putra," kata Rahidin di Palembang, Jumat, ketika ditanya kesiapan tuan rumah menggelar pertandingan Islamic Solidarity Games (ISG).

Kepastian itu diperolehnya berdasarkan informasi dari Pengurus Besar PBVSI beberapa waktu lalu atau tak berapa lama setelah Sumsel ditetapkan sebagai tuan rumah menggantikan Riau.

"Informasi ini setidaknya sekaligus menjawab pertanyaan masyarakat mengingat cabang olahraga voli pantai memakai pakaian yang tidak mencirikan busana negara-negara Islam," katanya.

Terkait persiapan tuan rumah menggelar ajang olahraga antarnegara Islam anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) itu, ia memastikan telah siap mengingat kedua nomor pertandingan (indoor dan outdoor) telah memiliki arena sendiri.

Pertandingan voli pantai direncanakan digelar di Arena Voli Pantai Jakabaring yang kerap menggelar pertandingan skala internasional dalam beberapa tahun terakhir, seperti seri Kejuaraan Asia Pasifik.

Sementara, pertandingan bola voli indoor akan diproyeksikan di Palembang Sport Convention Center yakni gedung olahraga di luar Kompleks Olahraga Jakabaring yang sering menggelar pertandingan bola voli dan bola basket tingkat nasional dan internasional.

"Pada prinsipnya tidak terdapat kendala berarti karena Pengurus Provinsi PBVSI Sumsel sifatnya sekadar memfasilitasi dan penyelenggaraan saja. Sementara untuk masalah teknis dan lainnya semuanya telah diatur oleh Pengurus Besar PBVSI," ujarnya.

Redaktur : Yudha Manggala P Putra
Sumber : Antara
Siapa saja yang telah kami angkat untuk mengerjakan suatu pekerjaan/jabatan kemudian kami telah memberikan gaji, maka sesuatu yang diterima di luar gajinya yang sah adalah ghulul (korupsi)((HR. Bukhari))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar