Friday, 24 Zulqaidah 1435 / 19 September 2014
find us on : 
  Login |  Register

16 Atlet Tenis Meja Ikuti Kejuaraan Dunia Jelang Sea Games 2013

Tuesday, 16 April 2013, 15:52 WIB
Komentar : 2
Antara/Noveradika
Pertandingan tenis meja (ilustrasi)
Pertandingan tenis meja (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebanyak 16 atlet tenis meja putra dan putri Indonesia akan mengikuti kejuaraan dunia sebelum turun di SEA Games 2013 Myanmar. Mereka akan diboyong untuk tampil pada dua kejuaraan kelas dunia di Prancis (12-21 Mei) dan Australia (4-10 Juni).

Manajer Timnas Tenis Meja, Peter Layardi, di Jakarta, Selasa, mengatakan meski dirinya terjerat kasus hukum bukan berarti persiapan yang dilakukan tidak maksimal. Hingga saat ini persiapan untuk menghadapi dua kejuaraan sebelum SEA Games ini terus dilakukan.

"Meski dana dari Satlak PRIMA belum turun, bukan jadi halangan untuk mempersiapkan tim. Saat ini dana pelatnas menggunakan dana pribadi," kata Peter di Kantor PB PTMSI Senayan, Jakarta, Selasa.

Untuk menghadapi dua kejuaraan dunia itu, pihaknya menyiapkan 16 atlet yang terdiri dari delapan atlet putra dan delapan atlet putri. Jumlah atlet tersebut sebanyak 200 persen dari jumlah yang akan dikirim ke SEA Games 2013.

Delapan atlet putra itu adalah Dahlan Haruri, Doni Prasetyo Aji, Triyono Poiyo, Saiful M Lakoro, Yon Mardiono, Agus Fredi Pramono, Ficky Supit Santoso dan Gilang Ramadhan. Delapan atlet putri yang dipersiapkan adalah Silir Rovani, Noor Azizah, Christin Ferliana, Rina Sintya, Widya Wulandari, Stella Priska Palit dan Novita Otariani.

"Memberangkatkan atlet-atlet ini membutuhkan biaya yang besar. Khusus untuk ke Prancis saja butuh Rp 500 juta," kata pria yang saat ini statusnya sebagai tersangka kasus dugaan pidana penghinaan, pengancaman dan perbuatan yang tidak menyenangkan itu.

Redaktur : Didi Purwadi
Sumber : Antara
Dan janganlah kamu campur-adukkan yang hak dengan yang bathil dan janganlah kamu sembunyikan yang hak itu sedang kamu mengetahui.(QS Al-Baqarah: 42)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Gadai SK, Jadi Cerminan Masalah RUU Pilkada?
 MAKASSAR -- Belakangan ini banyak anggota DPRD terpilih yang menggadaikan SK. Terkaiy hal tersebut pakar komunikasi politik Effendi Gazali menilai itu sebuah hal...