REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Atlet angkat besi Indonesia, Triyatno segera ditangani oleh sembilan orang dokter ahli mulai dari proses operasi sampai pemulihan. Ada sekitar empat dokter ahli bedah orthopedi yang akan melakukan operasi dan lima dokter yang memantau perawatan pascaoperasi.
"Untuk masa rehabilitasi atau pemulihan, kami akan mendampingi dengan intstruktur dan tim psikolog," ujar salah satu tim dokter, Dr.Andi ketika ditemui di Indonesia Sport Medicine Center (ISMC) Kelapa Gading, Rabu (20/3).
Dia mengataka dua bulan sebelum Olimpiade London 2012, Triyatno sudah mengeluhkan nyeri di lutunya. Seusai jang tersebut seharusnya Triyatno sudah harus menjalani operasi namun dia ditunjuk untuk ikut Pekan Olahraga Nasional (PON) di Pekanbaru, sehingga waktu untuk operasi menjadi mundur.
Andi menjadwalkan operasi dilakukan pada pekan ini yakni sekitar 21 sampai 24 Maret 2013. Tim dokter yang menangani Triyatno masih membahas metode yang akan digunakan dalam operasi tersebut.
Cedera meniskus lutut atau sobek otot lutut yang dialami oleh Triyatno sebenarnya lazim dalam dunia olahraga terutama di cabang olahraga basket.
Ada dua metode yang akan dipakai dalam operasi tersebut, yakni menjahit kembali otot yang sobek atau membuang otot yang sobek tersebut. Metode ini masih dibicarakan oleh tim dokter yang menangani Triyatno.
"Empat dokter bedah orthopedi yang akan menangani adalah para dokter handal, saya yakin di tangan mereka Triyatno bisa pulih total," ujar Andi.