Thursday, 6 Jumadil Akhir 1439 / 22 February 2018

Thursday, 6 Jumadil Akhir 1439 / 22 February 2018

Astaghfirullah...Ustaz Dikeroyok Belasan Pemuda

Ahad 11 February 2018 20:20 WIB

Rep: Arif Satrio Nugroho/ Red: Agus Yulianto

KH Munahar Muchtar

KH Munahar Muchtar

Foto: Republika/Putra M. Akbar
Awalnya, ustaz menegur sekelompok remaja yang sering kongkow dan kencing sembarangan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Seorang pemuka agama Islam, Ustaz Abdul Basit mengalami pengeroyokan di depan rumahnya, Jalan Syahdan, Palmerah, Jakarta Barat, Ahad (11/2) dini hari. Akibat pengeroyokan itu, Abdul Basit pun mengalami luka di tangannya. Tiga orang pemuda pun dibekuk polisi.

Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Hengki Haryadi mengatakan, usai mendapati laporan pengeroyokan, pihak kepolisian langsung melakukan penyelidikan. Hasilnya, tiga orang dari belasan remaja diamankan."Kami sudah tangkap tiga pelaku dan kami sudah buat tim khusus untuk melakukan penangkapan sisanya," kata Hengki, Ahad (11/2).

Imbas pengeroyokan ini, Abdul Basit mengalami luka di bagian tangan kirinya terkena bacokan yang diakibatkan sabet oleh clurit oleh sekelompok pemuda itu. Hengki menjelaskan, kasus pengeroyokan ini berawal dari Abdul Basit yang menegur sekelompok remaja yang sering kongkow dan kencing sembarangan. Teguran tersebut sudah sering ia lakukan dalam dua pekan terakhir.

Terakhir kali menegur kelompok remaja itu, lanjut Hengki, saat Abdul Basit hendak pulang ke rumah justru dikeroyok. "Kami sudah tangkap tiga pelaku dan kami sudah buat tim khusus untuk melakukan penangkapan sisanya," ujar Hengki.

Kasus ini, kata Hengki, merupakan kasus kriminal murni yang dilakukan oleh remaja. Ia pun masih mendalami peran masing-masing pelaku yang masih berusia belasan tahun ini. Karena pelaku masih berusia belasan tahun ada perlakuan khusus dalam penyidikan. "Artinya ini kriminal murni kita sudah bersama-sama tokoh agama kemarin," ujar Hengki.

"Jangan sampai isu berkembang ke arah berbeda," kata dia menambahkan.

Sementara itu, Ketua MUI Jakarta Barat, KH Munahar Muchtar menghimbau agar masyarakat tenang dan tidak menyebarkan informasi palsu. Ia sudah melakukan pengecekan terhadap kejadian ini. Ia memastikan polisi telah bergerak cepat mengamankan pelaku. Percayakan sama polisi terhadap kejadian ini, katanya menegaskan.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES