Monday, 10 Jumadil Akhir 1439 / 26 February 2018

Monday, 10 Jumadil Akhir 1439 / 26 February 2018

Jokowi: Pers Harus Ingat Lagi Tokoh Adinegoro

Kamis 08 February 2018 21:37 WIB

Rep: Dessy Suciati Saputri/ Red: Gita Amanda

Joko Widodo

Joko Widodo

Foto: Republika/ Wihdan
Jokowi meminta agar pers tak meninggalkan kesusastraan seperti Adinegoro.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi tempat tinggal Djamaluddin Adinegoro di mana ia dilahirkan dan dibesarkan di kawasan Kecamatan Talawi, Sawahlunto, Sumatera Barat. Jokowi pun memberikan apresiasinya terhadap sosok Djamaluddin Adinegoro yang merupakan tokoh pers besar dan sangat berpengaruh dalam bidang penulisan dan kesusastraan Tanah Air.

Menurut Presiden, saat ini pers cenderung meninggalkan sisi jurnalisme. Oleh karena itu, ia pun meminta agar pers kembali mengingat sejarah jurnalisme yang ditinggalkan oleh Djamaluddin Adinegoro. "Beliau tokoh pers yang betul-betul harus kita ingat. Karena sekarang ini kita ada kecenderungan meninggalkan kesusastraan sehingga baik sisi jurnalisme, sisi penulisan harus mengingat kembali kesejarahan dari beliau Bapak Djamaluddin Adinegoro," ujar Jokowi, dikutip dari siaran resmi Istana, Kamis (8/2).

Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga menyerahkan sertifikat kediaman almarhum Djamaluddin Adinegoro di kawasan Talawi, Kota Sawahlunto, Provinsi Sumatra Barat. Adapun luas tanahnya adalah 2.459 meter persegi.

Selain itu, Jokowi juga mendukung rencana pembangunan Museum Adinegoro untuk mengabadikan sejarah yang ditinggalkan. "Tentu saja nanti kesejarahan dari beliau akan diabadikan di dalam museum yang ada," ungkapnya.

Presiden mengatakan, sejumlah hasil karya almarhum Djamaluddin Adinegoro dikenal oleh masyarakat luas. Mulai dari "Darah Muda", "Asmara Jaya", "Melawat ke Barat", hingga pembuat atlas pertama Indonesia.

Oleh karena itu, ia berharap Museum Adinegoro akan memberikan banyak manfaat bagi kemajuan jurnalistik dan kesusastraan Tanah Air.

"Ya, tentu saja penulisan-penulisan dengan pendalaman materi yang matang, kemudian berita-berita yang bermanfaat, yang memberikan pencerahan kepada masyarakat, yang memberikan optimisme kepada masyarakat, yang membangkitkan harapan ke depan kepada masyarakat," ucap Jokowi.

Keluarga besar almarhum Djamaluddin Adinegoro pun menyampaikan apresiasinya kepada Presiden Jokowi terkait rencana pembangunan Museum Adinegoro. "Mudah-mudahan ini bermanfaat untuk pendidikan dan terutama kemajuan pers Indonesia," ucap salah seorang Cucu Adinegoro, Medrial Alamsah.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Banjir Citarum, Warga Gunakan Perahu

Ahad , 25 February 2018, 20:13 WIB