Monday, 3 Jumadil Akhir 1439 / 19 February 2018

Monday, 3 Jumadil Akhir 1439 / 19 February 2018

KPAI Minta Masyarakat Waspada Maraknya LGBT

Selasa 16 January 2018 11:41 WIB

Rep: Zahrotul Oktaviani/ Red: Winda Destiana Putri

KPAI

KPAI

Foto: dok KPAI

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meminta masyarakat untuk terus waspada atas maraknya LGBT yang melibatkan anak-anak. Hal ini diungkapkan sebagai bentuk respon penangkapan Polres Cianjur atas pesta seks yang dilakukan oleh sekelompok komunitas gay pada Sabtu (13/1).

"KPAI mengapresiasi Polres Cianjur yang pada Sabtu (13/1) malam telah berhasil menangkap lima orang pelaku komunitas gay dalam sebuah pesta seks yang melibatkan seorang remaja. Kami jugameminta kepada masyarakat agar mewaspadai maraknya komunitas LGBT ini," ujarMargaret Aliyatul Maimunah selakuKomisioner Bidang Pornografi dan Cyber Crime KPAI dalam keterangan tertulis yang didapat Republika, Selasa (16/1).

 

Menurut KPAI orang tua hendaknya bisa membangun komunikasi yang baik dengan anak. Salah satunya yaitu melakukan pengawasan kepada anak agar terhindar dari kerentanan pengaruh komunitas LGBT.

 

Polres Cianjur pada hari Sabtu menangkap lima orang yang kedapatan sedang melakukan pesta seks sesama jenis. Kelima orang tersebut adalah AAW (50), AR (21), DS (39), US (34), dan seorang remaja (17).

 

Dengan adanya penangkapan ini KPAI juga meminta Pihak Kepolisian agar dapat membongkar jaringan komunitas LGBT secara lebih luas. Hal ini perlu dilakukan mengingat kejadian tersebut telah melibatkan anak-anak didalamnya.

 

Selain itu, seiring dengan semakin banyaknya penggunaan media sosial sebagai wadah komunikasi masyarakat yang berperilaku sosial menyimpang KPAI mendukung permintaan Polres Cianjur. Pihak kepolisian meminta Kemenkominfo RI agar memblokir seluruh aplikasi komunitas LGBT di Indonesia.

 

"Kami meminta agar anak yang tertangkap dalam kejadian kemarin tetap mendapatkan pemenuhan hak-haknya. Dan semuanya diproses sesuai UU Sistem Peradilan Pidana Anak," lanjut Margaret.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Penindakan Minuman Keras Ilegal di Bandung

Senin , 19 February 2018, 16:27 WIB