Sabtu , 16 September 2017, 13:21 WIB

IME Conference Ingin Inspirasi Pemuda Indonesia

Rep: Fitriyanto/ Red: Israr Itah
Republika/Desy Susilawati
Penyanyi Rossa menjadi salah satu pembicara dalam acara IME Conference yang digelar  The British School Jakarta, Jumat (15/9).
Penyanyi Rossa menjadi salah satu pembicara dalam acara IME Conference yang digelar The British School Jakarta, Jumat (15/9).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA-- The British School Jakarta kembali mengadakan acara IME Conference pada tahun 2017. Tema dari acara IME tahun ini adalah Creativepreneurship di mana enerasi muda dipercaya akan menjadi pemimpin industri di masa depan dan akan menciptakan revolusi di bidang industri atau 4th Industrial Revolution.

Presiden IME yang juga ketua panitia pelaksana IME Conference 2017, Aga Thohir mengungkapkan acara ini adalah bentuk dedikasi yang diberikan para anak muda untuk Indonesia. "Kami ingin acara ini memberi inspirasi kepada para pemuda, sehingga mereka dapat memberikan yang terbaik bagi bangsa Indonesia," kata dia usai acara, Jumat (15/9).

Aga menjelaskan, acara ini bukan hanya diikuti oleh civitas akademika dari British school Jakarta. Banyak sekolah internasional maupun elemen lainnya yang diundang karena pihaknya ingin menjangkau anak muda seluas mungkin sehingga manfaatnya tersebar luas".

"Harapan saya dengan acara ini peserta dapat mengambil pelajaran dari para pembicara yang hebat, yang telah sukses di bidangnya masing-masing. Sehingga generasi muda Indonesia mampu bersaing di dunia yang global ini," ungkap Aga.

Dalam acara ini juga hadir pembicara wanita, Dewi Hayi Musdiono (perwakilan Badan Ekonomi Kreatif Kementerian Pariwisata Republik Indonesia), dan Rossa Roslaina (penyanyi  Indonesia) Ada juga perwakilan dari pemerintahan, Rudiantara (Menteri Komunikasi dan informasi) dan Wakil Gubernur terpilih DKI Jakarta Sandiaga Uno.

Rossa berbagi pengalaman bagaimana dirinya bisa bertahan hingga kini. "Selain bernyanyi saya juga mengembangkan usaha karaoke yang selalu mengikuti perkembangan zaman sehingga bisa bertahan hingga kini. Untuk pemasaran album saya sekarang menggandeng  KFC, karena toko CD sudah bertumbangan ".

Dewi Hayi Musdiono menjelaskan bagaimana Bekraf menaungi berbagi industri kreatif yang sebagian besar digeluti oleh anak muda. Inudtsri tersebut meliputi aplikasi dan games, arsitektur, desain interior, desain komunikasi visual, desain produk, fashion, film-animasi-video, fotografi, kerajinan tangan, kuliner, musik, penerbitan, penerbangan, seni pertunjukan, seni Rupa, serta konten televisi dan radio.

Sandiaga Uno menyatakan, yang terpenting dalam industri kreatif saat ini adalah dengan memberi kesempatan dan kemudahan kepada para pemain baru. "Kesempatan yang luas dan juga kemudahan dalam perizinan, misalnya dengan melakukan usaha dari rumah sebagai sebuah permulaan wajib didukung," kata dia.

Tidak sekadar seminar, kegiatan sosial juga mengiringi acara  IME Conference “Creativepreneurship” ini. Semua keuntungan dari acara ini disumbangkan untuk anak-anak di Yayasan Sayap Ibu dan Fajar Baru.