Monday, 3 Jumadil Akhir 1439 / 19 February 2018

Monday, 3 Jumadil Akhir 1439 / 19 February 2018

TNI Kerahkan Kapal Selam di Perbatasan Indonesia-Filipina

Selasa 30 May 2017 18:19 WIB

Rep: Santi Sopia/ Red: Ani Nursalikah

Satu regu prajurit Pengintai Amfibi (Taifib) TNI AL berpatroli di Laut Poso, Poso, Sulawesi Tengah.

Satu regu prajurit Pengintai Amfibi (Taifib) TNI AL berpatroli di Laut Poso, Poso, Sulawesi Tengah.

Foto: Antara/Zainuddin MN

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi mengatakan TNI mengerahkan kapal selam KRI Cakra-401. Kapal selam ini sudah bersandar di dermaga Samla, Bitung, sejak Jumat (26/5).

Ade mengatakan TNI AL melakukan penguatan patroli di wilayah perbatasan laut Indonesia-Filipina. Hal ini berkaitan bentrok militer kelompok militan Maute terafiliasi dengan ISIS yang menyerang Marawi, Filipina.

"Ya dijagalah di laut, patroli laut di sepanjang wilayah perbatasan laut Indonesia-Filipina, di laut Sulawesi," kata Ade, Selasa (30/5).

Ade mengatakan penjagaan dilakukan Kodal Koarmatim. Di wilayah perairan dekat perbatasan juga dilaksanakan penjagaan oleh jajaran Lantamal XIII/ Tarakan dan Lantamal VIII/Menado.

Militan Maute dicegah masuk ke Indonesia, termasuk pencegahan pembangunan basis kelompok yang terafiliasi dengan ISIS tersebut di Indonesia. Kelompok Maute dikhawatirkan akan menyeberang ke pulau-pulau terdekat Sulawesi Utara, seperti Miangas.

Baca: TNI Waspadai Dampak Konflik di Marawi

 

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Menteri LHK Sambangi KPK

Senin , 19 February 2018, 14:40 WIB