Kamis , 18 August 2016, 18:51 WIB

IKAPI Gelar Indonesia International Book Fair

Rep: Qommarria Rostanti/ Red: Bayu Hermawan
Pameran buku (ilustrasi)
Pameran buku (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) bertekad terus mengembangkan generasi literasi dan perbukuan di Indonesia. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan menyelenggarakan Indonesia International Book Fair (IIBF) 2016 di Jakarta.

Ketua IKAPI Rosidayati Rozalina mengatakan dibanding tahun lalu, penyelenggaraan tahun ini akan lebih istimewa. Sebab pameran buku berskala internasional yang akan diadakan mulai 28 September hingga 2 Oktober, akan digelar di area yang lebih luas, dengan menghadirkan suasana yang lebih nyaman dan rangkaian kegiatan menarik.

Ia melanjutkan, IIBF 2016 akan dihelat di Assembly Hall, Jakarta Convention Center (JCC). Rosidayati berharap area yang lebih luas diharapkan mampu menyedot pengunjung lebih banyak lagi.

"Kami target sekitar 50 sampai 60 ribu pengunjung," ujarnya saat berkunjung ke kantor Republika.co.id, Kamis (18/8).

Rosidayati mengungkapkan, hingga saat ini sudah 10 negara memastikan akan hadir. Namun secara keseluruhan, IKAPI menargetkan 12 negara akan meramaikan kegiatan bertema Art and Culture ini. Malaysia, kata Rosidayati, akan menjadi tamu kehormatan dalam ajang tersebut.

Sebab Malaysia dinilai rutin mengikuti IIBF dan kebudayaan yang hamoir sama dengan Indonesia. Pemilihan tema Art and Culture lantaran acara tersebut didukung oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Nantinya, Kemendikbud akan menghadirkan Galeri Mahakarya Literasi dan Budaya Indonesia sebagai sara menampilkan dan mempromosikan kekayaan khazanah seni budaya dan literasi Indonesia. Selain untuk pameran buku, IKAPI berharap kegiatan tersebut bisa mendekatkan buku kepada masyarakat.

"Semoga masyarakat bisa mendapat buku-buku terbaru dengan harga diskon. Tapi sekarang trennya bukan hanya menjual buku, tapi juga transaksi copy writing," kata Rosidayati.

IIBF 2016 rencananya dibuka oleh Meteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy. Panglima TNI Gatot Nurmantyo pun akan ikut menyemarakkannya. Walau baru berstatus internasional sekitar tiga tahun belakangan, namun pameran buku tahunan terbesar se-Indonesia yang dimotori IKAPI ini sebenarnya sudah diadakan sejak 1980 dengan nama Indonesia Book Fair.

Tahun ini, pameran buku akbar bagi para penerbit sudah masuk pada usia ke-36, dan masuk tahun ketiga di kelas pameran buku internasional.