Ahad , 17 April 2016, 11:28 WIB

Luhut Bantah Lapas Larang Abu Bakar Ba'asyir Shalat

Rep: Halimatus Sa'diyah/ Red: Nur Aini
Republika/Edwin Dwi Putranto
Abu Bakar Baasyir
Abu Bakar Baasyir

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan Luhut Binsar Pandjaitan membantah jika dikatakan pemerintah melarang terpidana kasus terorisme Abu Bakar Ba'asyir menjalankan ibadah.

"Tidak benar kami melarang untuk sholat. Tidak ada itu," kata Luhut di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Ahad (17/4).

Sebelumnya, putra kandung Ba'asyir, Abdul Rohim Ba'asyir, menyebut bahwa ayahnya diisolasi sangat ketat saat berada di LP Nusakambangan. Bahkan, karena demikian ketat, Ba'asyir tidak diizinkan melakukan shalat berjamaah dan shalat Jumat.

Ba'asyir kini telah menempati blok baru di LP Gunung Sindur. Luhut memastikan bahwa pemindahan lapas Ba'asyir tidak menyalahi ketentuan.

Dia menyebut faktor utama pemindahan lapas karena alasan kesehatan. "Masalah kemanusiaan, kesehatan, segala macam. Dia kan sudah 80 tahun," kata dia.

Hal lain yang menjadi pertimbangan pemindahan lapas Ba'asyir, menurut Luhut, agar terpidana yang dinyatakan terlibat dalam pendanaan latihan militer di Aceh tersebut lebih dekat dengan keluarganya.