Ahad , 08 March 2015, 22:06 WIB

BNPB: Lima Gunung Api Berstatus Siaga

Red: Agung Sasongko
 Puncak Gunung Gamalama mengeluarkan asap solfatara terlihat di Ternate, Maluku Utara, Ahad (28/12).  (Antara/Widodo S. Jusuf)
Puncak Gunung Gamalama mengeluarkan asap solfatara terlihat di Ternate, Maluku Utara, Ahad (28/12). (Antara/Widodo S. Jusuf)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan bahwa dari 127 gunung api aktif di Indonesia ada lima gunung berstatus Siaga. "Lima gunung meningkat aktivitasnya sehingga berstatus siaga atau level tiga," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB,?Sutopo Purwo Nugroho, di Jakarta, Ahad (8/3).

Lima gunung tersebut, yaitu Gunung Soputan, Gamalama, Sinabung, Karangetang, dan Lokon. "Selain itu ada 15 gunung berstatus Waspada atau level dua," katanya.

Untuk itu, BNPB meminta masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaannya. "Dengan meningkatkan kesiapsiagaan maka masyarakat secara tidak langsung telah mendukung upaya mitigasi bencana atau mengurangi dampak yang ditimbulkan oleh bencana," katanya.

Sementara itu, Gunung Soputan, kata dia, dinaikkan status Siaga oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi sejak 26 Desember 2014 dan berlaku hingga saat ini. "Beberapa kali telah terjadi letusan.?Gunung Soputan umumnya bersifat eksplosif dengan pusat aktivitas di puncak," katanya.

Aktivitas vulkanik Gunung Soputan, kata dia, dicirikan oleh pertumbuhan kubah lava yang terus bertambah sejak tahun 1991. "Pertumbuhan kubah meluber keluar dari bibir kawah menyebabkan sering terjadi guguran lava, dengan jarak luncur sekitar dua hingga 6,5 kilometer dari puncak ke arah Barat," katanya.

Ancaman bahaya letusan Gunung Soputan bagi penduduk relatif kecil, karena permukiman dan aktivitas penduduk terdekat berjarak delapan kilometer dari puncak.

Sumber : Antara