Senin , 10 November 2014, 10:34 WIB

Siapakah Tokoh Pertama yang Mendapat Gelar Pahlawan Nasional?

Rep: Halimatus Sa'diyah/ Red: Agung Sasongko
ANTARA/Dhoni Setiawan
PERINGATI HARI PAHLAWAN. Sejumlah anak mencium bendera Merah Putih saat memperingati Hari Pahlawan bersama eks personil Badan Keamanan Rakyat (BKR) di Gedung Joang 45, Jakarta, Sabtu (10/11).
PERINGATI HARI PAHLAWAN. Sejumlah anak mencium bendera Merah Putih saat memperingati Hari Pahlawan bersama eks personil Badan Keamanan Rakyat (BKR) di Gedung Joang 45, Jakarta, Sabtu (10/11).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Setiap tanggal 10 November, bangsa Indonesia memperingati Hari Pahlawan Nasional. Tapi, tahukah Anda siapa tokoh pertama yang mendapat gelar pahlawan nasional? Jawabannya adalah Abdul Muis.

Abdul Muis adalah seorang tokoh asal Sumatra Barat yang lahir pada 3 Juli 1883. Dia merupakan seorang sastrawan, wartawan, dan nasionalis yang keras mengkritisi Belanda lewat tulisan-tulisannya.

Dalam tulisannya di harian berbahasa Belanda De Express, Abdul Muis pernah mengecam seorang Belanda yang menghina orang Indonesia.

Pada tahun 1917, Abdul Muis dipercaya sebagai utusan Sarekat Islam pergi ke Belanda untuk mempropagandakan komite Indie Weerbaar. Dalam kunjungan itu, ia mendorong tokoh-tokoh Belanda untuk mendirikan Technische Hooge School yang saat ini dikenal sebagai Institut Teknologi Bandung.

Pada tahun 1920, Abdul Muis terpilih sebagai Ketua Pengurus Besar Perkumpulan Buruh Pegadaian. Setahun kemudian, ia memimpin pemogokan kaum buruh di Yogyakarta. Pada 1923, Abdul Muis mengunjungi Padang dan mengundang para penghulu adat untuk bermusyawarah menentang pajak yang memberatkan masyarakat Minangkabau. Karena aksinya tersebut, ia dilarang berpolitik.

Setelah kemerdekaan, Abdul Muis dikukuhkan sebagai pahlawan nasional yang pertama oleh Presiden Sukarno pada 30 Agustus 1959. Nama Abdul Muis kini diabadikan menjadi salah satu nama jalan di Jakarta.