Selasa , 30 September 2014, 04:44 WIB

Onno Center Kembangkan 'Blusukan Online'

Red: Esthi Maharani
Donny BU dari ICT Watch,  Head of Corporate Communication XL, Febriati Nadira, dan pakat IT, Onno W Purbo dalam peluncuran buku panduan Internet Sehat edisi ke-4 yang diterbitkan ol;eh XL dan ICT Watch di Jakarta, Jumat (16/9).
Donny BU dari ICT Watch, Head of Corporate Communication XL, Febriati Nadira, dan pakat IT, Onno W Purbo dalam peluncuran buku panduan Internet Sehat edisi ke-4 yang diterbitkan ol;eh XL dan ICT Watch di Jakarta, Jumat (16/9).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Onno Center bersama Yayasan Cyberpreneur Indonesia mengembangkan teknologi informasi berbasis internet yang dinamai "Blusukan Online" guna memudahkan interaksi melalui suara dan gambar dari tempat terpisah.

Ketua Onno Center, Onno W Purbo di Jakarta, Senin (29/9), mengatakan blusukan online memfasilitasi antarindividu maupun masyarakat untuk berinteraksi secara langsung dari tempat terpisah dengan mengandalkan akses internet.

"Kita hanya membutuhkan akses internet dan portal yang ada di komputer saja, tidak perlu menggunakan perangkat lunak tambahan. Jadinya lebih simpel," kata Onno W Purbo.

Onno mengatakan blusukan online tersebut ibarat sebuah seminar namun peserta dan pengisi materinya tidak langsung bertatap muka melainkan berada di tempat terpisah.

Lanjut dia, jumlah peserta yang bisa berpartisipasi dalam blusukan tersebut mencapai lima ratus orang atau lebih, bahkan dari lokasi yang berbeda hingga ke pelosok daerah.

Tak hanya itu, kata dia, blusukan online juga dapat dimanfaatkan untuk melakukan riset terhadap tingkat kepuasan masyarakat atau konsumen terhadap pelayanan pemerintahan maupun suatu produk tertentu di dunia maya.

"Semuanya terkoneksi dalam waktu yang bersamaan dan jumlahnya hampir tidak terbatas," kata Onno yang juga Pakar Internet tersebut.

Meski demikian, ia mengaku fasilitas internet di sejumlah daerah masih sangat minim. Untuk itu ia berharap pemerintah bisa membuka akses internet seluas-luasnya kepada masyarakat untuk memperoleh informasi sebagai bahan edukasi.

"Semoga aksesnya bisa meluas. Saya juga berharap pemerintah bisa turut melakukan percepatan dalam mencerdaskan bangsa," ujar dia.

Sumber : antara