Jumat, 28 Muharram 1436 / 21 November 2014
find us on : 
  Login |  Register

Pelajar Madiun Bersihkan Abu Vulkanik Kelud

Sabtu, 15 Februari 2014, 16:27 WIB
Komentar : 1
 Warga bersama petugas TNI dan Kepolisian membersihkan abu vulkanik yang menyelimuti Jalan MT Haryono, Kutoarjo, Purworejo, Jawa Tengah, Sabtu (15/2). (Republika/Adhi Wicaksono)
Warga bersama petugas TNI dan Kepolisian membersihkan abu vulkanik yang menyelimuti Jalan MT Haryono, Kutoarjo, Purworejo, Jawa Tengah, Sabtu (15/2). (Republika/Adhi Wicaksono)

REPUBLIKA.CO.ID, MADIUN -- Para siswa di sejumlah sekolah tingkat SD hingga SMA di Kota Madiun, Jawa Timur, Sabtu (15/2), melakukan kerja bhakti membersihkan abu vulkanik yang mengotori gedung sekolahnya akibat erupsi Gunung Kelud di Kediri.

Meski saat ini hujan abu vulkanik sudah tidak turun, namun sisa abu saat erupsi kemarin (Jumat) masih menumpuk di halaman dan jalan sekitar sekolah sehingga mengganggu proses belajar dan mengajar siswa. "Yang paling banyak abu dan debunya ada di lapangan basket, halaman depan, dan di area belakang sekolah. Namun, secara keseluruhan hampir merata terkena debu," ujar Kepala SMP Negeri 3 Kota Madiun Fatchur Rahman kepada wartawan.

Menurut dia, pihak sekolah terpaksa menghentikan proses belajar dan mengajar siswa pada jam pertama untuk kegiatan kerja bakti. Hal itu karena halaman dan lokasi lainnya di sekolah dipenuhi abu vulkanik dengan ketinggian mencapai hingga lima sentimeter.

Jika tidak dibersihkan, lanjut Rahman, maka abu vulkanik tersebut akan tertiup angin dan membuat polusi di udara. Hal tersebut justru dapat mengganggu kesehatan para siswa dan guru.

Sementara itu, seorang siswa setempat, Mediana Kartika, mengaku, kegiatan kerja bakti yang dilakukan sekolahnya dimulai sejak pukul 07.00 WIB. Dari instruksi guru, siswa hanya diberikan waktu kerja bakti pada jam pertama dan kedua, namun hingga jam pelajaran ketiga dan keempat, kerja bakti belum juga selesai akibat banyaknya abu.
"Sebenarnya hanya diberi waktu pada jam pelajaran kesatu dan kedua, tapi hingga jam ketiga dan keempat ternyata belum selesai, akhirnya dilanjutkan sampai tuntas," kata dia.

Pantauan di lapangan, sejumlah sekolah lainnya di Kota Madiun juga melakukan kegiatan yang sama. Di antaranya di SMP Negeri 2, SMP Negeri 5, SDN 1 Klegen, serta SMA Negeri 1 Kota Madiun.Demikian juga dengan sejumlah kantor, instansi, dan petugas kebersihan kota. Mereka juga melakukan kegiatan yang sama, yakni membersihakn abu vulkanik sisa letusan Gunung Kelud.

Redaktur : Muhammad Fakhruddin
Sumber : Antara
Sesungguhnya Kami telah mengutus (Muhammad) dengan kebenaran; sebagai pembawa berita gembira dan pemberi peringatan, dan kamu tidak akan diminta (pertanggungjawaban) tentang penghuni-penghuni neraka. ((QS.Al-Baqarah [2]:119))
FOTO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Sereh Dapat Dongkrak Performa BBM?
JAKARTA -- Sereh selama ini dikenal sebagai bumbu bahan makanan atau juga diolah sebagai minyak gosok. Ternyata, sereh juga mampu diolah sebagai bio...

Berita Lainnya

MITI: Saatnya Mengutamakan Pembangunan Hijau Berkelanjutan

Dua Penyakit Ini Sudah Menyerang Pengungsi Kelud di Kediri

Pascaerupsi Kelud, Warga Diminta Konsultasi Kesehatan