Selasa, 6 Zulhijjah 1435 / 30 September 2014
find us on : 
  Login |  Register

'Vickinisasi' Termasuk Penyakit Bahasa

Rabu, 11 September 2013, 10:58 WIB
Komentar : 11
ist
Zaskia dan Vicky Prasetyo saat menggelar konferensi pers usai tunangan.
Zaskia dan Vicky Prasetyo saat menggelar konferensi pers usai tunangan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wabah bahasa 'Vickinisasi' yang ditularkan oleh Vicki Prasetyo alias Hendaryanto dinilai termasuk penyakit bahasa.

Menurut Kepala Pusat Pengembangan dan Perlindungan Badan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI (Kemendikbud), Sugiyono, istilah khusus pada penyakit bahasa tersebut memang tidak ada. Namun, ada orang yang merasa menggunakan bahasa untuk prestise.

''Nah, itulah penyakit bahasanya. Di dalam ilmu bahasa, istilahnya intervensi. Orang menggunakan bahasa Indonesia dicampur asing walaupun tidak pas,'' ujar Sugiyono kepada Republika, Rabu (12/9).

Menurut Sugiyono, apa yang terjadi pada fenomena 'Vickinisasi' sebanarnya lebih pada penyakit gejala sosial daripada gejala linguistik. Ia menciptakan istilah bahasa-bahasa baru, agar dipandang pintar oleh masyarakat yang lain. 

''Ya kalau tidak masuk ke ranah baku, mau berkreativitas tidak apa-apa. Tak akan kami batasi,'' katanya. Sugiyono mengatakan, Vickinisasi ini merupakan pembentukan istilah yang tidak benar. Namun, hanya digunakan di lingkup tertentu. Kemudian, diikuti oleh lingkungan tersebut. 

Vickinisasi ini, kata dia, nanti pun bisa hilang begitu saja. Tapi, tidak menutup kemungkinan, kalau ada pemahaman bersama, bisa menjadi varian baru dalam bahasa baku. 

Sugiyono mencontohkan, imbuhan -Isasi dan Isme pernah marak. Misalnya, menanam pohon Turi jadi Turinisasi, dominan warna kuning jadi kuningisasi. Akhirnya, Isme dan Isasi dianggap sebagai imbuhan bahasa Indonesia.

Reporter : Arie Lukihardianti
Redaktur : A.Syalaby Ichsan
"Tidak masuk surga orang yang ada dalam hatinya seberat biji sawi dari kesombongan"((HR Muslim))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Wow, Pabrik di Tuban Pekerjakan Robot
 TUBAN -- Guna mendapatkan hasil masksimal, PT. Semen Gresik (Persero) Tbk di Tuban menggunakan jasa robot. Robot tersebut digunakan untuk melakukan sampling, persiapan dan...

Berita Lainnya

Garuda Rancang Penerbangan Langsung London-Jakarta, 2014

Hutan Papua Dinilai Penting Bagi Dunia