Saturday, 1 Muharram 1436 / 25 October 2014
find us on : 
  Login |  Register

Kecelakaan Dul, Orang Tua Harus Dipaksa Bertanggungjawab

Monday, 09 September 2013, 07:22 WIB
Komentar : 1
FOTO ANTARA/M Risyal Hidayat/ss/12
Ahmad Dhani
Ahmad Dhani

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tabrakan beruntun di Tol Jagorawi pada Ahad (8/9) dini hari dinilai bukan hanya kesalahan anak, akan tetapi kesalahan orang tua. Anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Muhammad Nasser menjelaskan, polisi harus dapat menganalisa sejauhmana letak tanggung jawab orang tua.

"Orang tua harus dipaksa bertanggungjawab,"ujar Nasser saat dihubungi Republika, Ahad (8/9). Dia mengungkapkan, pengusutan kasus ini hingga ke orang tua menjadi penting untuk upaya pencegahan di masa depan. "Karena kalau dibiarkan, nanti tidak merasa bersalah,"tambahnya. 

Dia menilai, polisi harus memeriksa alasan mengapa Ahmad Dhani sampai membiarkan anaknya yang masih di bawah umur berkendara hingga ke jalan tol. Terlebih, kecelakaan yang melibatkan Ahmad Abdul Qodir Jaelani alias Dul itu menewaskan enam korban jiwa. "Ini ada pertanggungjawaban hukumnya,"jelasnya.

Polda Metro Jaya pun memastikan Dul bakal diproses secara hukum. Dul bakal dikenakan Pasal 310 UU Lantas (Lalu Lintas) karena dugaan kelalaian. Mobil Lancer Evo bernomor polisi B 80 SAL yang dikendarai Dul mengalami kecelakaan di KM 8.200 jalan tol Jagorawi pada Ahad dini hari (8/9).  Enam korban tewas dan belasan lainnya luka-luka karena kecelakaan tersebut.

Reporter : Irfan Fitrat
Redaktur : A.Syalaby Ichsan
Anas Ra, pembantu rumah tangga Nabi Saw berkata, “ Aku membantu rumah tangga Nabi Saw sepuluh tahun lamanya, dan belum pernah Beliau mengeluh “Ah” terhadapku dan belum pernah Beliau menegur “kenapa kamu lakukan ini atau kenapa tidak kau lakukan ini.((HR. Ahmad))
FOTO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Era Konversi Digital Ancam 'Layar Tancap'
ILLINOIS -- Pada akhir 2013 mayoritas studio film AS telah berhenti mendistribusikan film seluloid dalam format 35 milimeter, membuat berbagai bioskop independen semakin...

Berita Lainnya

'Selamat Ulang Tahun, Presiden SBY'

Mabes Polri: Pengendara di Bawah Umur tidak Dibenarkan

Seto: Hak Asuh Orang Tua Dul Bisa Dicabut