Thursday, 6 Muharram 1436 / 30 October 2014
find us on : 
  Login |  Register

Tanggapan Kompolnas Soal Kecelakaan Anak Ahmad Dhani

Sunday, 08 September 2013, 19:44 WIB
Komentar : 7
TMC Polda Metro Jaya
Kecelakaan beruntun di tol Jagorawi yang melibatkan anak Ahmad Dhani Ahmad Abdul Qodir Jaelani alias Dul. Dalam kejadian ini enam orang tewas
Kecelakaan beruntun di tol Jagorawi yang melibatkan anak Ahmad Dhani Ahmad Abdul Qodir Jaelani alias Dul. Dalam kejadian ini enam orang tewas

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menilai proses hukum harus tetap berjalan dalam kecelakaan lalu lintas yang melibatkan anak Ahmad Dhani, Abdul Qodir Jaelani alias Dul. Anggota Kompolnas Hamidah Abdurrahman mengatakan proses hukum itu sebagai bentuk pembelajaran.

"Ini jadi pembelajaran untuk kehati-hatian remaja lainnya," kata Hamidah saat dihubungi Republika, Ahad (8/9). 

Menurutnya, dalam kasus ini telah terjadi pelanggaran Undang-Undang Lalu Lintas. Apalagi sampai menyebabkan jatuhnya korban. Meskipun, prosesnya akan ada perlakuan khusus mengingat pengemudi masih di bawah umur.

Hamidah mengatakan kecelakaan yang melibatkan pengemudi di bawah umur ini harus menjadi perhatian semua pihak. Ia mengatakan pihak kepolisian harus lebih mengetatkan proses pemberian SIM. 

Kemudian, jangan sampai praktek percaloan terjadi sehingga ada anak di bawah umur yang bisa mendapatkannya. Menurut Hamidah, penegakkan displin berlalu lintas pun harus terus digalakan, baik melalu razia atau pun penyuluhan.

Dalam pengawasan pengemudi di bawah umur ini, menurut Hamidah, tidak hanya bergantung kepada kepolisian. Ia menilai orang tua tetap menjadi pihak utama dalam melakukan pengawasan. 

"Harus ada perhatian dari orang tuanya. Anak yang belum dewasa dan tidak mempunyai SIM jangan sampai mengemudikan kendaraan," kata Hamidah. 

 

Reporter : Irfan Fitrat
Redaktur : Citra Listya Rini
Tahukah engkau apa yang menghancurkan Islam?” Ia (Ziyad) berkata, aku menjawab, “Tidak tahu.” Umar bin Khattab RA berkata, “Yang menghancurkan Islam adalah penyimpangan orang berilmu, bantahan orang munafik terhadap Alquran, dan hukum (keputusan) para pemimpin yang menyesatkan.”(Riwayat Ad-Darimi, dan berkata Syaikh Husain Asad: isnadnya shahih))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Makna Sumpah Pemuda, Erick Yusuf: Ayo 'Action'
JAKARTA -- Tanggal 28 Oktober diperangati sebagai hari sumpah pemuda. Memaknai itu, Ustaz Erick Yusuf menilai pemuda Indonesia harus terus semangat dan bersatu. Erick...

Berita Lainnya

Kak Seto Komentari Kecelakaan yang Melibatkan Anak Ahmad Dhani