Sunday, 26 Zulqaidah 1435 / 21 September 2014
find us on : 
  Login |  Register

Gubernur Dukung Pelaksanaan Miss World di Bali

Wednesday, 28 August 2013, 13:30 WIB
Komentar : 5
Republika
Gubernur Bali Made Mangku Pastika
Gubernur Bali Made Mangku Pastika

REPUBLIKA.CO.ID, DENPASAR -- Gubernur Bali Made Mangku Pastika menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan Miss World 2013. Kegiatan akan dilangsungkan di Nusa Dua Bali mulai 8 September dan akan berakhir 11 September.

Melalui Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov Bali, Drs Ketut Teneng, Gubernur Pastika mengatakan bahwa seluruh lapisan masyarakat Bali telah menerima kehadiran ratu kecantikan se-dunia itu. Sebaliknya tidak ada pro dan kontra, sehingga diharapkan pelaksanaan Mis World 2013 bisa berjalan lancar dan Sukses.

"Saya kira tidak ada masalah, kita mendukung karena kita sudah sepakati tidak ada yang membuat masyarakat menjadi antipati. Jadi tidak ada yang perlu kita khawatirkan lagi," kata Pastika, sebagaimana ditirukan Teneng, Rabu (28/8).

Dikatakan Teneng, panitia Miss World 2013 juga telah menghadap kepada Gubernur Bali. Mereka yakni Syafril Nasution dan Nana Puspa Dewi. Saat bertemu dengan Gubernur Bali itulah jelas Teeeneng, mereka mendengar langsung dukungan dari Gubernur Bali.

Dikatakan Teneng, terkait pelaksanaan kontes kecantikan ratu sejagad itu, pihak panitia juga telah melakukan koordinasi dengan Polda Bali, TNI,  serta para pemuka agama, ormas dan bahkan LSM. Semua lembaga itu jelas Teneng, juga memberikan dukungan bagi pelaksanaan Miss World 2013.

Reporter : Ahmad Baraas
Redaktur : A.Syalaby Ichsan
Barang siapa yang mentaatiku berarti ia telah mentaati Allah, dan barang siapa yang mendurhakai perintahku, maka berarti ia telah mendurhakai Allah. Barang siapa yang mematuhi pemimpin berarti ia telah mematuhiku dan barang siapa yang mendurhakai pemimpin berarti ia telah mendurhakaiku(HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Gadai SK, Jadi Cerminan Masalah RUU Pilkada?
 MAKASSAR -- Belakangan ini banyak anggota DPRD terpilih yang menggadaikan SK. Terkaiy hal tersebut pakar komunikasi politik Effendi Gazali menilai itu sebuah hal...