Monday, 11 Jumadil Awwal 1436 / 02 March 2015
find us on : 
  Login |  Register

Kemenkumham Masih Cari Sebab Terbakarnya Lapas Labuhan Ruku

Sunday, 18 August 2013, 19:15 WIB
Komentar : 0
antara
Lembaga Pemasyarakatan atau Lapas (Ilustrasi)
Lembaga Pemasyarakatan atau Lapas (Ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA- Kebakaran yang terjadi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kembali terjadi. Setelah kerusuhan dan pembakaran di Lapas Tanjung Gusta di Medan terjadi satu bulan lalu, kini kebakaran terjadi di Lapas di Sumatra Utara lainnya yaitu, Lapas Klas IIA Labuhan Ruku, Kabupaten Batubara.

"Info sementara memang ada kebakaran di Lapas Labuhan Ruku, yang terbakar ruang KPLP (Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan) dan Registrasi," kata Kepala Sub Direktorat Komunikasi Ditjen Pemasyarakatan Kemenkumham, Akbar Hadi Prabowo yang dihubungi Republika, Ahad (18/8).

Akbar mengaku belum mengetahui sebab kebakaran yang terjadi di Lapas Labuhan Ruku. Pasalnya ia belum mendapatkan informasi detail dari Kalapas Labuhan Ruku karena sulitnya komunikasi di sana.

Saat ditanya mengenai adanya kerusuhan yang dilakukan para narapidana (napi), Akbar mengatakan belum mengetahuinya. Meski ia tidak menutup kemungkinan adanya kerusuhan tersebut dilakukan oleh para napi yang menjadi warga binaan di sana.

Selain itu, Akbar hanya mengatakan di Lapas Labuhan Ruku memang terjadi over kapasitas warga binaan. Seharusnya kapasitas lapas hanya sebanyak 300 orang, namun saat ini diisi oleh sebanyak 867 orang.

"Di sana memang over kapasitas hampir 300 persen. Komunikasi di sana memang masih sulit," jelasnya.

 

Reporter : Bilal Ramadhan
Redaktur : Citra Listya Rini
Tiadakah kamu mengetahui bahwa kerajaan langit dan bumi adalah kepunyaan Allah? Dan tiada bagimu selain Allah seorang pelindung maupun seorang penolong. ((QS. Al-Baqarah [2]:107))
FOTO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Mahkamah Agung AS Pertimbangkan Gugatan Diskriminasi Hijab
WASHINGTON DC -- Seorang perempuan Muslimah AS asal Oklahoma kini menunggu putusan Mahkamah Agung terkait gugatan diskriminasi oleh jaringan toko pakaian Abercrombie and...

Berita Lainnya

Komnas HAM Desak Pemerintah Bertindak Soal Konflik Mesir

Lapas Labuhan Ruku di Medan Terbakar

Relawan PMI Ajak Anak-Anak Pengungsi Rokatenda Bernyanyi