Sabtu, 6 Syawwal 1435 / 02 Agustus 2014
find us on : 
  Login |  Register

DPR Protes Tayangan Ala Chef di Trans TV

Senin, 29 Juli 2013, 19:37 WIB
Komentar : 0
Puspa Perwitasari/Antara
Ramadhan Pohan
Ramadhan Pohan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --  Wakil Ketua Komis I DPR, Ramadhan Pohan mendesak Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) menegur Trans TV terkait tayangan  syur ''Ala Chef'' yang mempertontonkan busana vulgar dan seronok seorang wanita di tengah umat Islam menjalani puasa Ramadhan.

''Sebagai pimpinan komisi yang membidangi penyiaran, saya prihatin dan protes atas tayangan 'Ala Chef'  di Trans TV. Presenter Chef Priscilya Princessa  berbusana terlalu vulgar dan seronok dalam tayangan Ahad, 28 Juli 2013, disiarkan jam 09.40-10.30 WIB. Apalagi  itu disiarkan di Bulan Suci Ramadhan, jelas patut disesalkan,'' tutur Ramadhan Pohan yng juga wakil ketua Fraksi Demokrat DPR itu, dalam keterangan persnya, Senin (29/7)..

Ia menjelaskan, program tersebut beberapa kali menyorot belahan payudara Chef Priscilya Princessa yang memakai pakaian terbuka di bagian dadanya. ''Hal ini jelas melanggar Standar Program Siaran KPI yang tegas melarang eksploitasi  bagian-bagian tubuh yang tak pantas,  termasuk payudara, baik secara close up dan medium close up. Makanya, KPI harus cepat bertindak,'' ujar Pohan.

Terlebih lagi, lanjut dia, klasifikasi tontonan itu adalah Remaja+Bimbingan Orang Tua, yang sudah jelas melanggar dan tidak pantas ditonton remaja. ''KPI harus memberikan sanksi yang sangat tegas terhadap Trans TV agar tindakan penayangan semacam ini tidak terulang kembali.

khususnya di Bulan Puasa tampilan tak senonoh ini sangat tidak etis. Jika membandal, siaran Ala Chef ini disetop saja," katanya..

Berdasarkan SPS KPI 2012 Pasal 18 huruf h: program siaran dilarang mengeksploitasi dan atau menampilkan bagian-bagian tubuh tertentu, seperti paha, bokong, payudara, secara close up dan/atau medium shot.

Reporter : Asep K Nurzaman
Redaktur : Heri Ruslan
Ada seorang lelaki berkata kepada Nabi SAW: "Berilah aku nasihat!" Beliau menjawab: "Jangan marah" Orang itu berulangkali meminta supaya dirinya dinasihati, maka Rasulullah SAW tetap mengatakan: "Jangan marah!" (HR. Bukhari)
VIDEO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Tren Arus Mudik Saat Arus Balik di Pasar Senen
 JAKARTA -- Pada H+3 Stasiun Pasar Senen tak hanya menerima arus balik. Geliat arus mudik di Stasiun ini masih cukup tinggi. Menurut Kepala Humas...

Berita Lainnya

Menhut: Proses Penerbitan Izin Hutan Desa Tak Birokratif

Dukung Mesir, KAMMI Geruduk Kedubes AS