Rabu, 23 Jumadil Akhir 1435 / 23 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

Keppres Miras Bertentangan dengan UUD 1945

Kamis, 04 Juli 2013, 19:22 WIB
Komentar : 0
Republika/Prayogi
Minuman Beralkohol
Minuman Beralkohol

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Mahkamah Agung (MA) mengabulkan gugatan Front Pembela Islam (FPI) soal judicial review Keputusan Presiden (Keppres) 3/1997 tentang Minuman Keras (Miras). Vonis dijatuhkan ketua majelis hakim Supandi dengan hakim anggota Hary Djatmiko dan Yulius.

Kepala Biro Hukum dan Humas MA Ridwan Mansyur menjelaskan pertimbangan majelis hakim adalah Keppres Miras bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945. Termasuk di dalamnya bertentangan Undang-Undang (UU) 36/2009, UU 8/1999, UU 7/ 1996 tentang Kesehatan.
 
Ridwan mengaku tidak tahu detail teknis penerapan aturan baru. Hanya, sambungnya, setiap keputusan MA harus diterapkan demi kepastian hukum karena bersifat final dan mengikat. “Nanti perlu disosialisasikan,” katanya.

Keppres Miras mengklasifikasikan minuman beralkohol terdiri tiga jenis. Minuman yang mengandung etanol 0-5 persen boleh beredar, untuk kadar 5 sampai 20 persen perlu diawasi, dan kadar 20 hingga 55 persen lebih diawasi lagi. Dengan dihapuskannya Keppres, minuman keras nanti diatur pemerintah daerah lewat Peratudan Daerah (Perda), bukan oleh pemerintah pusat.

Reporter : Erik Purnama Putra
Redaktur : Hafidz Muftisany
“Dan tepatilah perjanjian dengan Allah apabila kamu berjanji dan janganlah kamu membatalkan sumpah-sumpah itu sesudah meneguhkannya….”(QS An-Nahl: 91)
VIDEO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

Berita Lainnya

MA: Keppres Miras Ganggu Ketentraman Masyarakat

Nyaris Masuk, Ribuan Miras Selundupan Rp 3 Miliar