Kamis, 25 Syawwal 1435 / 21 Agustus 2014
find us on : 
  Login |  Register

Buku Pegangan Kurikulum 2013 Dapat Diakses Online

Rabu, 12 Juni 2013, 15:04 WIB
Komentar : 1
Kurikulum 2013
Kurikulum 2013

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Buku pegangan Kurikulum 2013 nantinya dapat diakses secara online. Kepala Unit Implementasi Kurikulum Pusat, Kemdikbud Tjipto Sumadi mengatakan, buku pegangan Kurikulum 2013 dapat diakses melalui laman Rumah Belajar dengan alamat http://belajar.kemdikbud.go.id. 

"Naskah buku pegangan sudah siap, setelah nanti diserahkan ke percetakan, akan dipublikasikan juga di Rumah Belajar," ujar Tjipto Sumadi dihubungi Rabu (12/6),di Jakarta.

Menurut Tjipto buku pegangan Kurikulum 2013 yang akan diupload ke dalam laman Rumah Belajar tersebut buku pegangan untuk siswa dan guru. Bentuk file buku pegangan Kurikulum 2013 tersebut berbentuk pdf.

Tjipto pun mempersilahkan guru dan siswa mengakses dan mencetak file pdf buku pegangan Kurikulum 2013. "Hanya saja dalam penggunaannya terutama buku pegangan guru harus mengikuti pelatihan terlebih dahulu," ujarnya.

Dia menuturkan, dalam implementasi Kurikulum 2013 Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) akan mencetak buku dan membagikan secara gratis, sebanyak jumlah peserta didik sasaran implementasi. Buku pegangan terdiri dari buku pegangan untuk siswa dan buku pegangan guru.

"Naskah buku-buku tersebut telah selesai," kata Tjipto. Seperti telah diberitakan sebelumnya, untuk jenjang SD kelas 1 disiapkan sebanyak 10 buku untuk dua semester.

Untuk kelas 1 ada sebanyak delapan buku tema ditambah dengan buku agama. Namun, buku yang dicetak saat ini baru untuk semester 1 sebanyak 5 buku masing-masing terdiri atas satu buku agama dan empat buku tema.

Adapun buku untuk jenjang SMP meliputi agama, PKN, bahasa Indonesia, matematika, IPA, IPS, seni budaya, prakarya, bahasa Inggris, serta pendidikan jasmani, olah raga, dan kesehatan. 

Sementara untuk jenjang SMA ada sembilan mata pelajaran yang wajib, tetapi yang dicetak baru tiga mata pelajaran yaitu sejarah, bahasa Indonesia, dan matematika.

 

Reporter : Fenny Melisa
Redaktur : A.Syalaby Ichsan
Janganlah kalian membenci ayah-ayah kalian. Barang siapa yang membenci ayahnya berarti ia kafir.(HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

Berita Lainnya

BNPT: Penanganan Terorisme Perlu Permendagri

Jelang Puasa, Impor Daging Bulog Masih Terganjal Dokumen Pemerintah

Pemerintah Jamin Ketersediaan Pangan Jelang Ramadhan